UPAYA REVEGETASI DAERAH TANGKAPAN AIR DAN LINGKUNGAN WILAYAH PERBATASAN BELU - NTT: STUDI KASUS EMBUNG LEOSAMA DAN SIRANI HALIWEN

Widiyono, Wahyu (2013) UPAYA REVEGETASI DAERAH TANGKAPAN AIR DAN LINGKUNGAN WILAYAH PERBATASAN BELU - NTT: STUDI KASUS EMBUNG LEOSAMA DAN SIRANI HALIWEN. UPAYA REVEGETASI DAERAH TANGKAPAN AIR DAN LINGKUNGAN WILAYAH PERBATASAN BELU - NTT: STUDI KASUS EMBUNG LEOSAMA DAN SIRANI HALIWEN.

[img] PDF
Download (764Kb)

    Abstract

    Upaya untuk penghijauan daerah tangkapan air dan lingkungan embung, telah dilaksanakan pada tahun 2006-2008. Berdasarkan studi ekologi, resiko aliran permukaan dan erosi daerah tangkapan air dan lingkungan embung, telah ditanam beberapa jenis tumbuhan lokal dan adaftif utuk pemulihan dan konservasi lahan terdegradasi. Evaluasi pertumbuhan tanaman dan perkembangan lingkungan, telah dilaksanakan pada bulan April, tahun 2011. Penelitian menunjukkan, bahwa jenis tumbuhan yang ditanam di sekitar perkampungan penduduk Desa Leosama dan Desa Sirani-Haliwen lebih bagus dibandingkan yang ditanam di daerah tangkapan air. Hal ini karena terjadi hambatan serius dari ternak liar, lahan yang sangat marginal, keterbatsan air dan sosial budaya masyarakat. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan, bahwa untuk penghijauan lahan dengan kondisi fisik dan lingkungan sangat marginal perlu ditunjang dengan pembangunan kebun bibit desa dengan kondisi lahan dan lingkungan yang lebih baik. Cara tersebut diharapkan dapat mengurangi resiko kegagalan pada penghijauan dengan skala yang lebih luas. Kata kunci : penghijauan, embung, lingkungan, Belu-NTT.

    Item Type: Article
    Subjects: Q Science > Q Science (General)
    Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi
    Depositing User: Users 866 not found.
    Date Deposited: 12 Jul 2013 02:11
    Last Modified: 01 Sep 2016 13:42
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/1790

    Actions (login required)

    View Item