PERILAKU LENTUR BALOK BETON BERTULANG YANG DITAMBAL DENGAN UPR MORTAR : Studi Pengaruh Tebal Penambalan Flexural Behavior Of Reinforced Concrete Beams Patched With UPR Mortar: Study The Effect Of Patching Thickness

Muktamirin, Matsna Khamdan (2015) PERILAKU LENTUR BALOK BETON BERTULANG YANG DITAMBAL DENGAN UPR MORTAR : Studi Pengaruh Tebal Penambalan Flexural Behavior Of Reinforced Concrete Beams Patched With UPR Mortar: Study The Effect Of Patching Thickness. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1682Kb) | Preview

    Abstract

    Matsna Khamdan Muktamirin.2015. “Perilaku Lentur Balok Beton Bertulang Yang Ditambal Dengan UPR-Mortar : Studi Pengaruh Tebal Penambalan”. Skripsi Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Balok beton bertulang merupakan salah satu bagian struktur yang sangat penting pada suatu bangunan gedung. Balok berfungsi menahan gaya lentur akibat beban yang bekerja di atas lantai dan mendistribusikan beban tersebut kekolom-kolom penopangnya. Setelah gedung dibangun dan digunakan, balok beton dapat mengalami kerusakan. Apabila dibiarkan dan tidak segera ditangani dapat menyebabkan keruntuhan gedung secara keseluruhan. Patch repair merupakan salah satu metode perbaikan yang umum dilakukan dengan cara penambalan menggunakan material perbaikan tertentu. Pada penelitian ini digunakan Unsaturaded Polyester Resin (UPR) sebagai bahan mortar untuk patch repair diharapkan dapat meningkatkan durabilitas dan kinerja material karena memiliki daya lekat yang cukup baik. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah eksperimental dengan benda uji berupa balok beton berulang berukuran 150 mm x 250 mm dengan panjang 2000 mm diuji pada umur 90 hari. Total benda uji sebanyak 4 buah dimana 1 buah berupa balok beton normal dan 3 buah berupa balok beton yang mengalami modifikasi kerusakan dengan variasi tebal penambalan 7cm (BR7), 9cm (BR9), 11cm (BR11). Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan UPR sebagai bahan penambalan meningkatkan kemampuan menahan beban maksimum sebesar 2,29% untuk balok dengan tebal penambalan 7 cm (BR7), 2,61% untuk balok dengan tebal penambalan 9 cm (BR9) dan 13,81% untuk balok dengan tebal penambalan 11 cm (BR11) dibanding balok normal. Nilai daktilitas balok juga meningkat sebesar 0,5% untuk BR7, 0,64% untuk BR9 dan 0,89% untuk BR11 dibandingkan balok beton normal. Nilai indeks kekakuan sebelum retak pertama mengalami penurunan 0,86% untuk BR7, 1,76% untuk BR9 dan 1,67% untuk BR11, dan sebelum mengalami leleh mengalami penurunan 2,44% untuk BR7, 0,75% untuk BR9 dan 1,75% untuk BR11 dibandingkan balok beton normal. Penggunaan UPR juga mengubah pola retak yang terjadi di daerah lentur dan pada penambalan UPR pola retak lebih sedikit dibandingkan balok normal. Kata kunci : Balok beton dengan perbaikan, UPR mortar, umur beton 90 hari,

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    T Technology > TH Building construction
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Dhamar Aprilani Dwi Safitri
    Date Deposited: 04 Sep 2015 00:18
    Last Modified: 04 Sep 2015 07:44
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/17712

    Actions (login required)

    View Item