PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN RESPON POSITIF SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS VIII A SMP NEGERI 5 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Pradesti, Indria (2015) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN RESPON POSITIF SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS VIII A SMP NEGERI 5 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2013/2014. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (1062Kb) | Preview

    Abstract

    Indria Pradesti. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN RESPON POSITIF SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS VIII A SMP NEGERI 5 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2013/2014. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. November 2014. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang dapat meningkatkan respon positif siswa kelas VIII A SMP Negeri 5 Surakarta dan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 5 Surakarta tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 32 siswa. Sumber data pada penelitian ini diperoleh dari guru matematika dan siswa kelas VIIIA SMP Negeri 5 Surakarta. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data keterlaksanaan pembelajaran dengan observasi selama proses pembelajaran, data respon positif siswa dengan observasi selama proses pembelajaran, data hasil belajar diperoleh dari hasil tes siklus dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif. Indikator keberhasilan penelitian ini adalah setidaknya rata-rata persentase respon positif siswa mencapai 70%. Selanjutnya dari peningkatan respon positif siswa diharapkan berdampak positif terhadap hasil belajar siswa yaitu setidaknya banyaknya siswa yang tuntas minimal 70% dengan KKM sebesar 72. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa langkah pembelajaran dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang dapat meningkatkan respon positif siswa dan hasil belajar siswa adalah: 1) Kegiatan awal, guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Guru menginformasikan pembagian kelompok belajar siswa dalam mengerjakan Lembar Kerja Kelompok (LKK) pada kegiatan inti. Guru menginformasikan bahwa akan ada penghargaan diakhir pembelajaran bagi siswa yang aktif selama proses pembelajaran. Kemudian siswa diberikan apersepsi. 2) Kegiatan inti, siswa dihadapkan kepada masalah yang memancing siswa untuk berpikir. Guru memberikan masalah yang berkaitan dengan kehidupan nyata dan mengaitkan dengan materi yang akan dipelajari. Guru dapat menambahkan gambar ilustrasi agar siswa tidak kebingungan. Sebelum siswa mengerjakan LKK, guru menjelaskan dan mendemostrasikan alat peraga sebagai bekal siswa mengerjakan LKK. Guru juga selalu memotivasi siswa untuk bekerja secara berkelompok dan mengingatkan sisa waktu agar siswa bekerja lebih cepat. Saat presentasi hasil diskusi, guru harus memberikan motivasi kepada kelompok yang tidak presentasi agar berani bertanya atau mengungkapkan pendapatnya, jika ada hal-hal yang belum dipahami. Guru juga dapat menunjuk siswa yang belum presentasi agar memberikan tanggapan hasil presentasi. 3) Kegiatan penutup, guru merefleksi hasil pembelajaran dengan proses tanya jawab dan guru dapat menunjuk siswa jika tidak ada yang angkat tangan. Kemudian guru bersama siswa menyimpulkan pelajaran yang telah dipelajari pada hari itu. Guru memberikan kuis individu dan menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya. Berdasarkan hasil observasi, persentase rata-rata respon positif siswa pada Prasiklus sebesar 40,67%. Pada siklus I rata-rata respon positif siswa mengalami peningkatan sebesar 19% menjadi 59,67% dan siklus II mengalami peningkatan sebesar 17,03% menjadi 76,70%. Sedangkan dari hasil tes, persentase siswa yang tuntas pada siklus I sebesar 74,19%, pada siklus II persentase siswa yang tuntas mengalami kenaikan sebesar 3,94% menjadi 78,13%. Berdasarkan hasil observasi selama proses pembelajaran dan hasil tes siklus dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan respon positif siswa dan berdampak positif terhadap hasil belajar siswa kelas VIII A SMP Negeri 5 Surakarta tahun ajaran 2013/2014. Kata kunci: Problem Based Learning (PBL), respon positif siswa, hasil belajar

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Q Science > QA Mathematics
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika
    Depositing User: Rizqy Pratama Putra
    Date Deposited: 03 Sep 2015 12:44
    Last Modified: 03 Sep 2015 12:44
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/17627

    Actions (login required)

    View Item