MODEL PERSEDIAAN TERINTEGRASI PEMASOK-PENGECER DENGAN BARANG CACAT, CRASHING COST DAN INVESTASI FUNGSI BERPANGKAT, DAN KENDALA TINGKAT LAYANAN

Santoso, Livvia Paradisea (2015) MODEL PERSEDIAAN TERINTEGRASI PEMASOK-PENGECER DENGAN BARANG CACAT, CRASHING COST DAN INVESTASI FUNGSI BERPANGKAT, DAN KENDALA TINGKAT LAYANAN. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (668Kb) | Preview

    Abstract

    Livvia Paradisea Santoso. 2015. MODEL PERSEDIAAN TERINTEGRASI PEMASOK-PENGECER DENGAN BARANG CACAT, CRASHING COST DAN INVESTASI FUNGSI BERPANGKAT, DAN KENDALA TINGKAT LAYANAN. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Sebelas Maret. Permasalahan dari sebuah manajemen persediaan adalah menentukan be- rapa banyak barang yang harus dipesan dan kapan pemesanan dilakukan agar permintaan dapat terpenuhi dari waktu ke waktu. Dalam penelitian ini pe- masok dan pengecer saling bekerjasama dalam berbagi informasi yang saling menguntungkan untuk menentukan model persediaan dengan biaya minimum. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan model persediaan ter- integrasi pemasok-pengecer dengan barang cacat, crashing cost dan investasi fungsi berpangkat, dan kendala tingkat layanan. Crashing cost adalah biaya un- tuk mengurangi waktu tunggu, sedangkan investasi digunakan untuk mengurangi biaya pemesanan. Crashing cost dan investasi dapat didekati dengan fungsi berpangkat. Kendala tingkat layanan ditujukan untuk membatasi tingkat keku- rangan persediaan. Kuantitas pemesanan, titik pemesanan kembali, waktu tung- gu, biaya pemesanan, dan frekuensi pengiriman yang dapat meminimumkan bi- aya total gabungan diperoleh dengan menggunakan metode Lagrange dan algo- ritme yang telah disesuaikan. Selanjutnya, dilakukan penerapan dan interpretasi berdasarkan model persediaan tersebut. Hasil penelitian ini diperoleh model persediaan terintegrasi pemasok-penge- cer dengan barang cacat, crashing cost dan investasi fungsi berpangkat, dan kendala tingkat layanan. Selanjutnya, berdasarkan penerapan diperoleh bah- wa semakin kecil persentase biaya tahunan investasi modal semakin kecil total biaya total persediaan. Semakin besar persentase barang cacat semakin besar total biaya persediaan. Model persediaan terintegrasi menghasilkan total biaya persediaan yang lebih minimum dibandingkan model persediaan terpisah. Kata Kunci : model persediaan terintegrasi, crashing cost, investasi fungsi berpangkat

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > QA Mathematics
    Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
    Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Matematika
    Depositing User: Dhamar Aprilani Dwi Safitri
    Date Deposited: 02 Sep 2015 23:03
    Last Modified: 02 Sep 2015 23:03
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/17592

    Actions (login required)

    View Item