BACK WATER PADA SUNGAI DENGKENG BERDASARKAN METODE TAHAPAN STANDAR

FAUZIYYAH, AMIROH LINA (2015) BACK WATER PADA SUNGAI DENGKENG BERDASARKAN METODE TAHAPAN STANDAR. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (853Kb) | Preview

    Abstract

    Sungai merupakan sumber air yang terbuat dari alam dan mempunyai fungsi serba guna bagi kehidupan manusia. Namun, apabila tidak ada penanganan dan pemeliharaan secara khusus, sungai dapat menimbulkan bahaya yang merugikan manusia seperti banjir. Tujuan dari penelitian ini adalah salah satu upaya untuk mencegah terjadinya hal tersebut dengan cara mengetahui pola aliran permukaan sungai dan back water. Pola aliran yang diketahui dapat digunakan untuk melakukan perbaikan dan pengaturan sungai serta pertimbangan untuk pembangunan bangunan air. Penelitian ini akan dilakukan pada salah satu sungai yang selalu terancam bahaya banjir yaitu Sungai Dengkeng. Sungai Dengkeng adalah anak Sungai Bengawan Solo yang terletak di Kabupaten Klaten. Analisis pola aliran permukaan sungai akan dilakukan menggunakan program Hydrologic Engineering Center – River Analysis System (HEC-RAS) dan metode tahapan standar. Debit yang digunakan dalam perhitungan adalah debit maksimum yang terjadi pada Sungai Dengkeng dan Sungai Bengawan Solo selama tahun 2002-2013. Dari hasil perhitungan didapatkan nilai kedalaman air pada bagian hilir lebih besar daripada kedalaman air pada bagian hulu. Hal tersebut disebabkan karena aliran berakhir pada sungai yang lebih lebar. Sungai Dengkeng termasuk pada penggolongan pola aliran permukaan landai / profil M (Mild) karena kemiringan dasar sungai lebih besar dibandingkan kemiringan kritis dan nilai yn lebih besar daripada yc pada setiap bulan. Nilai yn maksimum terjadi pada bulan Desember yaitu sebesar 5,00 m dengan nilai yc lebih kecil yaitu sebesar 2,464 m. Pola aliran ini terjadi karena ujung hilir dari Sungai Dengkeng yang landai terendam dalam Sungai Bengawan Solo yang kedalaman airnya lebih besar. Hasil perhitungan back water menunjukkan bahwa back water paling besar terjadi pada Bulan Januari sepanjang 18906 m. Berdasarkan hasil analisis program HEC-RAS, dapat dilihat bahwa back water yang terjadi lebih tinggi dibandingkan dengan tanggul. Oleh karena itu, harus diadakan perbaikan tanggul yang ada pada sepanjang Sungai Dengkeng sehingga adanya banjir yang terjadi akibat back water dapat dihindari. Kata kunci: back water, banjir, HEC-RAS, pola aliran permukaan

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Nilam Rikamukti
    Date Deposited: 04 Sep 2015 06:27
    Last Modified: 04 Sep 2015 06:27
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/17585

    Actions (login required)

    View Item