MEKANISME PENGURUSAN DOKUMEN SERTIFIKAT PHYTOSANITARY PADA EKSPOR KAYU OLAHAN (Studi Kasus Pada Purindo Logistics Sukoharjo)

MYSWANDARI , ERLANI (2015) MEKANISME PENGURUSAN DOKUMEN SERTIFIKAT PHYTOSANITARY PADA EKSPOR KAYU OLAHAN (Studi Kasus Pada Purindo Logistics Sukoharjo). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (905Kb) | Preview

    Abstract

    Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk memperoleh gambaran dan pemahaman mengenai mekanisme pengurusan dokumen Sertifikat Phytosanitary dalam proses ekspor kayu olahan pada Purindo Logistics Sukoharjo yang sesuai dengan peraturan Pemerintah Indonesia dan peraturan internasional yang berlaku. Metode yang digunakan dalam penyusunan Penulisan Tugas Akhir ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu prosedur penelitian yang menggunakan data deskriptif berupa data tertulis maupun lisan dari narasumber yang bergerak dibidang penanganan sertifikat phytosanitary dalam proses ekspor kayu olahan. Data yang digunakan dalam penelitian Tugas Akhir ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari pengamatan langsung di lapangan dan melalui interview pada staff Purindo Logistics, sedangkan data sekunder diperoleh dari referensi pustaka modul teori ekspor impor dan dari sumber situs media online. Dari penelitian yang dilakukan dapat diperoleh kesimpulan bahwa proses penanganan Sertifikat Phytosanitary yang dilakukan oleh Purindo Logistics adalah penerimaan dokumen barang dari eksportir, permohonan pemeriksaan karantina melalui PPK online, pengajuan dokumen ke Balai Karantina, pemeriksaan fisik barang, penerbitan Sertifikat Phytosanitary. Dokumen yang dibutuhkan dalam penerbitan Sertifikat Phytosanitary adalah SP-1, Packing List, Invoice, Surat Permohonan Pemeriksaan dan Bill of Lading. Hambatan yang terjadi pada proses penerbitan Sertifikat Phytosanitary yaitu adanya komoditi yang harus di karantina sehingga memperlambat proses penerbitan dan adanya penolakan di negara tujuan yang disebabkan adanya peraturan mengenai komoditi hasil pertanian Berdasarkan hasil pengamatan, maka dapat disimpulkan bahwa Sertifikat Phytosanitary berperan penting dalam proses ekspor impor karena Sertifikat Phytosanitary berperan menjaga kualitas produk ekspor, dan menjaga produk ekspor terbebas dari OPT atau hama penyakit, selain itu eksportir sebaiknya memahami dan mengerti peraturan-peraturan setiap negara mengenai komoditi hasil pertanian. Dalam menangani dokumen ekspor yang disyaratkan Purindo Logistics harus lebih cermat dan teliti. Kata Kunci : Sertifikat Phytosanitary, Pemeriksaan Karantina, OPT

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
    Divisions: Fakultas Ekonomi
    Fakultas Ekonomi > D3 - Manajemen Perdagangan
    Depositing User: Maharani Angel Ein Suryono
    Date Deposited: 02 Sep 2015 14:41
    Last Modified: 02 Sep 2015 14:41
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/17512

    Actions (login required)

    View Item