APLIKASI MODEL PEMBELAJARAN TGfU (TEACHING GAME FOR UNDERSTANDING) TERHADAP HASIL BELAJAR PERMAINAN BOLAVOLI PADA SISWA KELAS VIII MTS NEGERI JUMANTONO KABUPTEN KARANGANYAR TAHUN AJARAN 2014/2015

Arga, Nopriawan (2015) APLIKASI MODEL PEMBELAJARAN TGfU (TEACHING GAME FOR UNDERSTANDING) TERHADAP HASIL BELAJAR PERMAINAN BOLAVOLI PADA SISWA KELAS VIII MTS NEGERI JUMANTONO KABUPTEN KARANGANYAR TAHUN AJARAN 2014/2015. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (543Kb) | Preview

    Abstract

    Nopriawan Arga. APLIKASI MODEL PEMBELAJARAN TGfU (TEACHING GAME FOR UNDERSTANDING) TERHADAP HASIL BELAJAR PERMAINAN BOLAVOLI PADA SISWA KELAS VIII MTS NEGERI JUMANTONO KABUPTEN KARANGANYAR TAHUN AJARAN 2014/2015. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Januari 2015. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan aplikasi model pembelajaran Teaching Game for Understanding (TGfU) dan membandingkan model pembelajaran Teaching Game for Understanding (TGfU) dengan pendekatan konvensional terhadap hasil belajar permainan bolavoli pada siswa kelas VIII MTs Negeri Jumantono Kabupaten Karanganyar Tahun Ajaran 2014/2015 Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuasi (PEK). Penelitian ini dilaksanakan dengan desain Pretest-posttest Non-Equivalent Control Group. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII MTs Negeri Jumantono yang berjumlah 65 siswa. Dalam penelitian ini terdapat dua kelompok, yaitu kelompok kontrol sebanyak 33 siswa dan kelompok eksperimen sebanyak 32 siswa. Teknik pengumpulan data dengan tes ketrampilan bolavoli servis, passing, dan smash (Depdiknas, 2003), tes membuat keputusan teknik dan pelaksanaan ketrampilan yaitu GPAI (Game Performance Assesment Instrument) dan lembar observasi atau lembar pengamatan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: (1) Dari segi proses, model pembelajaran Teaching Game for Understanding (TGfU) untuk membelajarkan permainan bolavoli adalah efektif. Keefektifan penerapan bermain seperti ditunjukan oleh hasil-hasil analisis data, a) Analisis data dengan lembar observasi terhadap kegiatan siswa dalam proses pembelajaran selama 4 kali pertemuan, bahwa sebagian besar siswa termasuk dalam kategori baik sekali sebanyak 4 siswa atau 12,50%, kategori baik sebanyak 7 siswa atau 21,87%, kategori cukup sebanyak 20 siswa atau 62,50% dan kategori kurang sebanyak 1 siswa atau 3,13%. Dalam pembelajaran konvensional tidak dapat dilaksanakan observasi saat pembelajaran berlangsung, karena pembelajaran tidak terdesain dengan rinci sebagaimana pada kelompok eksperimen. b) Dari analisis perbandingan hasil skor pretest dan posttest, siswa dikatakan tuntas belajarnya apabila berada dalam kategori baik sekali, baik dan sedang. Pada kelompok kontrol saat pretest siswa yang tuntas sebanyak 4 siswa atau 12,12% setelah mendapatkan perlakuan meningkat (posttest) menjadi 16 siswa atau 48,48% dari 33 siswa. Sedangkan pada kelompok eksperimen saat pretest siswa yang tuntas sebanyak 4 siswa atau 12,5% setelah mendapatkan perlakuan meningkat (posttest) menjadi 25 siswa atau 78,12% dari 32 siswa. (2) Dari segi produk, atau peningkatan hasil perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id commit to user vii belajar permainan bolavoli juga menunjukan bahwa pembelajaran permainan bolavoli dengan model pembelajaran Teaching Game for Understanding (TGfU) lebih baik dari pada pendekatan secara konvensional. Berdasarkan hasil uji kesamaan dan uji kesejajaran ternyata dua model regresi linier tidak sama, namun sejajar. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar permainan bolavoli antara pembelajaran Teaching Game for Understanding (TGfU) dengan pendekatan konvensional. Konstanta garis regresi kelompok eksperimen adalah 2,626. Konstanta ini lebih besar dari konstanta garis regresi kelompok kontrol yaitu 1,653. Secara geometris garis regresi kelompok eksperimen diatas garis regresi kelompok kontrol. Dari rata-rata hasil tes akhir siswa yang belajar dengan model pembelajaran Teaching Game for Understanding (TGfU) adalah 14,12 sedangkan rata-rata test akhir siswa yang belajar dengan pendekatan konvensional adalah 11,97. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar permainan bolavoli dengan model pembelajaran Teaching Game for Understanding (TGfU) lebih baik dibanding hasil belajar permainan bolavoli dengan pendekatan konvensional. Kata kunci: pembelajaran Teaching Game for Understanding (TGfU), hasil belajar bermain bolavoli.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi
    Depositing User: Gunasih gunasih
    Date Deposited: 02 Sep 2015 14:39
    Last Modified: 02 Sep 2015 14:39
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/17509

    Actions (login required)

    View Item