HUBUNGAN GAMBARAN DERMATOGLIFI DENGAN PENYAKIT β - THALASSEMIA MAJOR

Azizah, Nisa'u Luthfi Nur (2015) HUBUNGAN GAMBARAN DERMATOGLIFI DENGAN PENYAKIT β - THALASSEMIA MAJOR. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (256Kb) | Preview

    Abstract

    Nisa’u Luthfi Nur Azizah, G0011151, 2015. Hubungan Gambaran Dermatoglifi dengan Penyakit β – Thalassemia Major. Skripsi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta. Latar Belakang : β – Thalassemia Major adalah salah satu jenis penyakit Thalassemia yang paling berat. Anak dengan β – Thalassemia Major harus segera dikenali dan diberi penanganan untuk menghindari prognosis yang semakin buruk. Diduga dermatoglifi bisa dijadikan sebagai salah satu upaya screening untuk penegakan diagnosis Thalassemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gambaran dermatoglifi dengan penyakit β – Thalassemia Major. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Poliklinik Anak dan SMF Anak RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling berdasarkan karakteristik populasi yang telah diketahui sebelumnya. Subyek dalam penelitian ini berjumlah 20 orang pasien β – Thalassemia Major dan 20 orang non - β – Thalassemia Major. Data dikumpulkan dengan merekam sidik jari subyek secara langsung menggunakan scanner. Analisis statistik menggunakan uji t tidak berpasangan, uji Mann-Whitney dan uji chi square. Hasil Penelitian: Berdasarkan analisis data, diketahui tidak terdapat perbedaan bermakna antara jumlah sulur pasien β – Thalassemia Major dengan kontrol (p > 0,05). Akan tetapi, terdapat berbedaan pola yang signifikan antara pasien dengan kontrol ( p < 0,05). Jumlah pola whorl pada pasien β – Thalassemia Major sebanyak 53,5%, hal tersebut lebih besar dari individu normal (34%). Pola loop memiliki frekuensi yang lebih kecil pada pasien β – Thalassemia Major (34%), dibandingkan dengan individu normal (75,5%). Pola arch tidak memiliki perbedaan yang signifikan antara pasien dan kelompok kontrol (p > 0,05). Simpulan: Terdapat hubungan bermakna antara gambaran dermatoglifi dengan penyakit β – Thalassemia Major. Kata kunci: β-thalassemia major, dermatoglifi, sidik jari

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Depositing User: Gunasih gunasih
    Date Deposited: 02 Sep 2015 14:05
    Last Modified: 02 Sep 2015 14:05
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/17493

    Actions (login required)

    View Item