Pemberdayaan Difabel Dalam Upaya Peningkatan Kesejahtraan Sosial Hidupnya Melalui Program Self Help Group (SHG) Surakarta

PERMANA, DIMAS DWI (2015) Pemberdayaan Difabel Dalam Upaya Peningkatan Kesejahtraan Sosial Hidupnya Melalui Program Self Help Group (SHG) Surakarta. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (91Kb) | Preview

    Abstract

    Kaum difabel dari segi kuantitas merupakan kelompok minoritas perbedaan fisik dan mental membuat mereka kesulitan untuk berkembang maka dari itu program pemberdayaan untuk para difabel perlu dilakukan. Tujuan penelitian dan penulisan ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan pemberdayaan difabel dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial difabel melalui program Self Help Grup Surakarta (SHG Solo). Penelitian ini mengunakan metode deskriptif kualitatif dan Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi visual berupa foto. Sedangkan pengambilan sampel dari penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling berguna untuk menentukan sampel untuk tujuan tertentu saja yang mempunyai hubungan erat dengan ciri-ciri populasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif yang meliputi reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini menggunakan teori aksi Hasil dari penelitian ini Kelompok difabel merupakan kelompok yang renta terhadap kemiskinan salah satu faktor yang menghambat mereka adalah kurangnya perhatian dari pemerintah khususnya dalam memudahkan mereka untuk mengakses fasilitas umum, kesulitan dalam mencari modal karena sulit mendapat pinjaman dari bank hal ini di karenakan karena pihak perbankan tidak mempercayai kelompok difabel ini bahwa mereka mampu berkarya dan berusaha seperti orang pada umumnya. Pemberdayaan difabel melalui program program yang di upayakan SHG ( Solo) untuk mencapai kesejahteraan sosial hidup difabel adalah dengan mendorong mereka untuk menggali kemampuan yang mereka punya kemudian di perdalam oleh petugas lapangan untuk mematangkan keterampilan tersebut agar dapat menjadi modal mereka untuk membangun usaha mereka sendiri, karena berwirausaha saat ini menjadi pilihan yang tepat untuk membangun perekonomian mereka, untuk masuk dalam perusahaan- perusahaan mereka masih di pandang sebelah mata dan di anggap kurang mampu daripada masyarakat normal pada umumnya. Dalam program SHG (Solo) yaitu motivasi, bimbingan spiritual, bimbingan fisik, bimbingan sosial ,kegiatan ekonomi produktif dan pengadaan koprasi simpan pinjam hanya mampu membuat mereka memenuhi kehidupan Ekonomi dan rohani saja, sedangkan kebutuhan sosial belum semuanya terpenuhi. Kesejahteraan sosial adalah dimana kebutuhan jasmani , rohani dan sosial terpenuhi, dalam hal ini kesejahteraan sosial yang di upayakan belum bisa terpenuhi karena difabel masih kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sosial mereka, dari factor-faktor penghambat pelaksanaan program di situ jelas bahwa pendidikan, kesehatan dan akses umum belum terpenuhi secara maksimal Kata kunci : Pemberdayaan, Kesejahteraan sosial, Difabel

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
    Depositing User: Maharani Angel Ein Suryono
    Date Deposited: 02 Sep 2015 11:47
    Last Modified: 02 Sep 2015 11:47
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/17460

    Actions (login required)

    View Item