Analisis Terjemahan Tindak Tutur Tak Langsung Dalam Subtitle Film “Mirror Mirror”

Antoni, Diago (2015) Analisis Terjemahan Tindak Tutur Tak Langsung Dalam Subtitle Film “Mirror Mirror”. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (352Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian ini mengkaji penerjemahan ujaran yang mengandung tindak tutur tak langsung (TTTL) dalam subtitle film yang berjudul Mirror Mirror. Dengan menggunakan pendekatan pragmatik, tujuan dari penelitian ini adalah: (1) mengidentifikasi jenis-jenis tindak tutur tak langsung dalam dialog, (2) mengidentifikasi teknik dan metode penerjemahan tindak tutur tak langsung yang digunakan dalam subtitle berbahasa Indonesia, (3) mengidentifikasi pergeseran daya pragmatis terjemahan tindak tutur tak langsung serta teknik dan metode yang mengakibatkannya, (4) mengkaji kualitas terjemahan tindak tutur tak langsung dalam subtitle berahasa Indonesia film Mirror Mirror. Metode yang diterapkan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan merupakan studi kasus tunggal. Data diperoleh dengan beberapa metode, antara lain: catat simak, kuesioner, dan wawancara dengan para informan. Data yang berupa ujaran yang mengandung tindak tutur tak langsung akan diperoleh dari keseluruhan dialog dalam film Mirror Mirror dan terjemahannya dalam subtitle berbahasa Indonesia, sedangkan penilaian kualitas terjemahannya akan diperoleh dari para rater dan responden. Tindak tutur tak langsung yang ditemukan terbagi menjadi dua jenis yaitu konvensional dan non-konvensional dalam bentuk pernyataan dan pertanyaan. Berdasarkan kategorinya, TTTL tersebut dikelompokkan menjadi: direktif, komisif, asertif, dan ekspresif. Dalam penerjemahannya selain mendominasi, metode yang beorientasi BSa juga cenderung menimbulkan pergeseran daya pragmatis ujaran. Ditemukan pergeseran daya pragmatis ujaran yang terbagi menjadi tiga tipe, antara lain: tipe penghilangan ketaklangsungan, tipe perubahan bentuk, dan tipe perubahan ilokusi. Baik klasifikasi TTTL, metode dan teknik yang diterapkan, serta pergeseran daya pragmatis yang dihubungkan dengan keterbatasan ruang dan waktu dalam subtitling menghasilkan terjemahan dengan kualitas yang beragam. Namun demikian, secara keseluruhan kualitas terjemahan TTTL dalam subtitle berbahasa Indonesia film Mirror Mirror, ditinjau dari aspek keakuratan, keberterimaan maupun keterbacaan tergolong baik, Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara metode dan teknik penerjemahan yang diterapkan dengan bentuk dan jenis TTTL. Bentuk dan jenis TTTL tersebut berhubungan dengan tingkat kesulitan pemahaman TTTL serta panjang pendeknya komposisi kalimat, sehingga efektifitas sebuah metode penerjemahan TTTL dalam subtitling dapat digambarkan terutama bila dihubungkan dengan kualitas terjemahan yang dihasilkan. Kata Kunci: ilokusi, subtitling, metode penerjemahan, pergeseran daya pragmatis, teknik penerjemahan, tindak tutur tak langsung, ujaran.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Linguistik - S2
    Depositing User: Nur Aisyah Puji Utami
    Date Deposited: 02 Sep 2015 11:21
    Last Modified: 31 Aug 2016 08:12
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/17451

    Actions (login required)

    View Item