IMPLEMENTASI HAPROXY SEBAGAI LOAD BALANCING WEB SERVER DAN FAILOVER CLUSTER PADA LINUX CENTOS

Ismail, Dheny Muhammad (2015) IMPLEMENTASI HAPROXY SEBAGAI LOAD BALANCING WEB SERVER DAN FAILOVER CLUSTER PADA LINUX CENTOS. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (868Kb) | Preview

    Abstract

    Ketersediaan informasi yang akurat dan dapat dipercaya sangat diperlukan pengakses informasi layanan web. Hal ini karena layanan web adalah saluran yang paling efektif media informasi kepada masyarakat umum. Karena lalu lintas pengguna web yang tinggi tentu akan menyebabkan penurunan performa web server. Hal ini harusnya seimbang antara tingginya tingkat pengakses web dengan performa web server. Load balancing adalah metode yang sesuai untuk membantu meningkatkan performa web server dalam melayani tingginya akses web. Sistem load balancing ini menggunakan 3 buah PC (Personal Computer) dengan sistem operasi linux centos yang telah terkenal dengan performa server, terutama untuk web server. Dengan membagi beban akses ke beberapa server sehingga performa akan lebih stabil dan akses menjadi lebih cepat. Sebagai tambahan pada web server menggunakan failover cluster untuk mengoptimalkan kinerja dari server. Hasil penelitian ini adalah meningkatkan response time of the web server (value 1), jumlah request yang dilayani meningkat sebanyak 10%, sistem failover cluster menangani server agar tidak mati, sinkronisasi data dua arah dan sistem manajemen cluster membantu dalam mengelola resource service. Kata kunci : performa, web server, load balancing, failover cluster

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
    Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > D3 - Ilmu Komputer
    Depositing User: Nur Aisyah Puji Utami
    Date Deposited: 02 Sep 2015 11:12
    Last Modified: 02 Sep 2015 11:12
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/17446

    Actions (login required)

    View Item