PERANAN ALAT BUKTI VISUM ET REPERTUM PSYCHIATRICUM TERHADAP PENILAIAN KEMAMPUAN BERTANGGUNG JAWAB TERDAKWA DALAM PUTUSAN PEMIDANAAN PERKARA PEMBUNUHAN ANAK KANDUNG (STUDI PUTUSAN PENGADILAN NEGERI JAKARTA TIMUR NOMOR : 1357/PID.B/2012/PN.JKT.TIM)

Kusumawardani, Destyarindita Nur (2015) PERANAN ALAT BUKTI VISUM ET REPERTUM PSYCHIATRICUM TERHADAP PENILAIAN KEMAMPUAN BERTANGGUNG JAWAB TERDAKWA DALAM PUTUSAN PEMIDANAAN PERKARA PEMBUNUHAN ANAK KANDUNG (STUDI PUTUSAN PENGADILAN NEGERI JAKARTA TIMUR NOMOR : 1357/PID.B/2012/PN.JKT.TIM). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1007Kb) | Preview

    Abstract

    Visum et Repertum Psychiatricum (visum et repertum jiwa) adalah upaya pemberian bantuan pada petugas hukum untuk menentukan ada tidaknya gangguan jiwa, ada tidaknya hubungan antara gangguan jiwa tersebut dengan perilaku yang mengakibatkan peristiwa hukum, dan bagaimana kemampuan tanggung jawab terperiksa. Dalam skripsi ini penulis merumuskan permasalahan yaitu apakah peranan alat bukti Visum Et Repertum Psychiatricum terhadap penilaian kemampuan bertanggung jawab terdakwa pembunuh anak kandung sesuai dengan KUHAP dan apakah pertimbangan hakim menjatuhkan sanksi pidana terhadap terdakwa pembunuh anak kandung yang mengalami gangguan jiwa psikotik depresi sesuai dengan KUHAP dan Undang-Undang Perlindungan Anak. Penulisan skripsi ini bermanfaat untuk menambah perbendaharaan literatur di bidang hukum khususnya tentang peranan visum et repertum jiwa dalam penentuan pertanggungiawaban pidana. Penulisan ini menggunakan metode pendekatan kasus (case approach) yaitu penelitian yang dilakukan terhadap kasus yang ditelaah untuk referensi bagi suatu isu hukum. Adapun hasil penelitian yang didapatkan yaitu visum et repertum jiwa berperan sebagai alat bukti dan juga berperan dalam suatu proses perkara, baik dalam tahap penyidikan, penuntutan, maupun tahap pemeriksaan di pengadilan. Maka dari itu yang dapat memintakan visum et repertum jiwa ini ialah penyidik, Jaksa Penuntut umum, dan Hakim. Keterangan yang terdapat dalam visum et repertum jiwa ini merupakan alat bukti yang sah. Visum et repertum jiwa ini berguna untuk mengetahui apakah si terdakwa mengalami gangguan jiwa atau tidak, untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara gangguan jiwa dengan perilaku yang mengakibatkan peristiwa hukum yang dijalani, dan untuk mengetahui bagaimana kemampuan tanggung jawab terdakwa. Selain itu visum et repertum jiwa ini juga menjadi pertimbangan bagi hakim dalam memutus atau menetapkan suatu perkara. Penulis mempunyai saran agar hakim lebih memperhatikan peranan visum et repertum jiwa karena visum tersebut merupakan salah satu alat bukti yang sah dan agar dalam pembuatan visum et repertum jiwa, dokter membuatnya sejelas mungkin dan menggunakan istilah yang dapat dimengerti oleh hakim maupun orang awam. Kata Kunci : Visum Et Repertum Psychiatricum, pembunuhan, alat bukti, pertanggungjawaban

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum
    Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Nur Aisyah Puji Utami
    Date Deposited: 01 Sep 2015 23:10
    Last Modified: 01 Sep 2015 23:10
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/17394

    Actions (login required)

    View Item