HUBUNGAN ANTARA NILAI HEMATOKRIT DENGAN MANIFESTASI KLINIS PASIEN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI RSUD Dr. MOEWARDI

WAHYUDI, I NYOMAN SURYA ARI (2015) HUBUNGAN ANTARA NILAI HEMATOKRIT DENGAN MANIFESTASI KLINIS PASIEN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI RSUD Dr. MOEWARDI. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (302Kb) | Preview
    [img]
    Preview
    PDF - Published Version
    Download (0b) | Preview

      Abstract

      Latar Belakang: Demam Dengue (DD) danDemamBerdarah Dengue (DBD) adalahpenyakit yangdisebabkan virus Denguedantermasukdalam kelompok B Arthropod Borne virus. Vektor utama dari virus Dengue adalah nyamuk Aedes aegypti. Manifestasi klinis dalam penelitian ini disesuaikan dengan derajat klinis DBD. Dua kriteria klinis DBD; demam 2 hingga 7 hari dan manifestasi perdarahanditambah trombositopenia dan hemokonsentrasi atau adanya peningkatan hematokrit sudah cukup untuk menegakkan diagnosis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara perubahan nilai hematokrit dengan manifestasi klinis yang timbul pada pasien DBD, sehingga dari hal tersebut diharapkan dapat menunjang diagnosis, prognosis dan terapi sebab perubahan pada hematokrit memperlihatkan terjadinya kebocoran plasma yang timbul pada pasien. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik secara retrospektif dengan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan pada September hingga Oktober 2014 di Bagian Rekam Medik RSUD Dr. Moewardi. Pengambilan sampel menggunakan teknik non probability, yaitu purposive sampling. Seleksi dilakukandenganmemeriksa kriteriainklusidaneksklusisampelpenelitian. Besarsampelpadapenelitianini sebanyak 124 pasien.Selanjutnya data yang diperolehdianalisissecarastatistik dengan korelasi Spearman. Hasil Penelitian:Hasil uji korelasi Spearmandidapatkan hubungan yang bermakna antara nilai hematokrit pasien DBD dewasa dengan manifestasi klinis sesuai derajat klinis (p=0,014) namun hubungan antarvariabel adalah lemah (r=0,221) dengan arah korelasi positif. Semakin tinggi nilai hematokrit menunjukkan derajat DBD yang lebih parah. Simpulan Penelitian:Terdapat perbedaan nilai hematokrit pasien DBD dewasa dengan manifestasi klinis sesuai derajat yang secarastatistik signifikan. Peningkatan nilai hematokrit perlu diperhatikan dalam mendeteksi adanya kebocoran plasma pada pasien DBD di RSUD Dr. Moewardi. Kata Kunci: Demam Berdarah Dengue, Hematokrit, Manifestasi Klinis, Derajat Klinis

      Item Type: Thesis (Other)
      Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
      Divisions: Fakultas Kedokteran
      Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
      Depositing User: Boby Anggit Suryawan
      Date Deposited: 01 Sep 2015 22:36
      Last Modified: 01 Sep 2015 22:36
      URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/17383

      Actions (login required)

      View Item