Implementasi Program Raskinda (Beras Miskin Daerah) di Kota Surakarta (Studi Kasus Pada Kelurahan Semanggi Kecamatan Pasar Kliwon Kota Surakarta)

MUSTOPIK, ALI (2015) Implementasi Program Raskinda (Beras Miskin Daerah) di Kota Surakarta (Studi Kasus Pada Kelurahan Semanggi Kecamatan Pasar Kliwon Kota Surakarta). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (503Kb) | Preview

    Abstract

    Program Raskinda bermula dari data penduduk miskin Kota Surakarta sebanyak 17.259 RTS tidak terkover oleh Raskin. Sehingga untuk mengurangi beban pemenuhan pangan masyarakat miskin Kota Surakarta, pemerintah Kota Surakarta selaku penyelenggara pembagunan menciptakan program Raskinda dengan tujuan untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat melalui pemenuhan sebagian kebutuhan pokok dalam bentuk beras yang belum menerima raskin dari pemerintah pusat, namun beras yang disalurkan haruslah memenuhi misi WAREG yang sesuai dengan misi Walikota Surakarta dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai pemenuhan kebutuhan pangan. Program raskinda mendapatkan respon positif dari warga penerima, tetapi layaknya sebuah kebijakan pasti menuai permasalahan dalam pelaksanaan. Oleh karena itu, peneliti ingin meneliti bagaimana implmentasi program Raskinda dikota Surakarta studi kasus pada Kelurahan Semanggi dan untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi pengdukung dan penghambat pelaksanaan program Penelitian ini dilakukan dikelurahan Semanggi, kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta. Bentuk penelitian ini deskriftif kualitatif. Sumber data yang digunakan data primer yang diperoleh melalui proses wawancara dengan sumber data atau informan dan data sekunder berasal dari dokumen-dokumen yang berkaitan dengan penelitian. Metode penarikan sempel yang digunakan bersifat purposive sampling yaitu dengan memilih informan yang dianggap tahu dan dapat dipercaya untuk menjadi narasumber. Teknik pengumpulan data dengan cara Wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Validitas data dilakukan dengan trianggulasi data dengan menggunakan beberapa sumber untuk menggali data yang sejenis. Teknik analisi data menggunakan model analisis interaktif, yang terdiri dari tiga komponen yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa implementasi program Raskinda studi kasus pada Kelurahan Semanggi berjalan dengan baik walapun masih terdapat kekurangan. Pelaksanaan program Raskinda dapat dilihat melalui tahapan pelaksanaan yaitu, persiapan, sosialisasi, ferivikasi, pelaksanaan,dan pelaporan. Pelaksanaan tahapan program Raskinda dipengaruhi oleh faktor pendukung dan penghambat yaitu, komunikasi, sumber daya, sikap pelaksana/disposisi, dan struktur birokrasi. Faktor komunikasi (vertikal dan horizontal), sumber daya (informasi, wewenang, dan fasilitas), struktur birokrasi menjadi faktor pendukung pelaksanaan program Raskinda karena dapat dilaksanakan dengan baik sesuai dengan petunjuk pelaksanaan. Sedangkan sumber daya (staff) dan sikap pelaksana menjadi faktor penghambat program Raskinda yang dikarenakan kurangnya staff satgas Raskinda dikelurahan Semanggi.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Negara
    Depositing User: Nilam Rikamukti
    Date Deposited: 01 Sep 2015 21:58
    Last Modified: 01 Sep 2015 21:58
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/17367

    Actions (login required)

    View Item