Perbandingan Terjemahan Ujaran yang Mengandung Implikatur Percakapan pada Subtitle Film Kategori Remaja The Avengers dan Film Kategori Dewasa The Departed

Prananta, Alfian Yoga (2015) Perbandingan Terjemahan Ujaran yang Mengandung Implikatur Percakapan pada Subtitle Film Kategori Remaja The Avengers dan Film Kategori Dewasa The Departed. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (727Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian ini merupakan penelitian dengan orientasi produk penerjemahan yang membandingkan terjemahan ujaran yang mengandung implikatur percakapan pada subtitle film berkategori remaja The Avengers dan film berkategori dewasa The Departed. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan pragmatik dalam penerjemahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengidentifikasi jenis-jenis implikatur pada dua film yang berbeda kategori usia tersebut (2) mengetahui jenis-jenis teknik penerjemahan yang digunakan (3) memetakan pola perspektif penerjemahan implikatur (4) mengeksplorasi pergeseran daya pragmatis terjemahan ujaran yang mengandung implikatur (5) menjelaskan hubungan penggunaan teknik penerjemahan dengan perspektif penerjemahan implikatur dan pergeseran daya pragmatis serta terhadap keakuratan, keberterimaan, dan keterbacaan terjemahan ujaran yang mengandung implikatur. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Selain itu, penelitian ini merupakan studi kasus ganda. Data diperoleh dengan beberapa metode yaitu metode catat simak, kuesioner, dan wawancara dengan para informan. Data dalam penelitian ini berupa ujaran yang mengandung implikatur dan diperoleh dari keseluruhan dialog dalam film kategori usia remaja The Avengers dan film kategori usia dewasa The Departed dan terjemahannya dalam subtitle berbahasa Indonesia, sedangkan penilaian kualitas terjemahannya diperoleh dari rater dan responden. Perspektif penerjemahan implikatur tercermin dalam pemilihan teknik penerjemahan yang digunakan dalam menerjemahkan ujaran implikatur. Perspektif eksplisitasi merupakan pengeksplisitan daya ilokusi yang dilakukan pada implikatur yang basis pemaknaannya berpremis implisit dan konteks unsur non verbalnya hanya berfungsi sebagai pelengkap dialog saja. Sedangkan perspektif preservasi implisit merupakan pemertahanan bentuk implisit ilokusi pada implikatur yang berbasis pemaknaan premis konteks langsung unsur non verbal berfungsi sebagai pemakna utama yang setara dengan unsur verbalnya. Perspektif eksplisitasi tercermin dalam penggunaan teknik amplifikasi (eksplisitasi ilokusi) untuk menerjemahkan implikatur. Perspektif preservasi implisit tercermin dalam penggunaan teknik kesepadanan lazim, modulasi, dan amplifikasi yang bersifat menambah atau memperjelas informasi, mengeksplisitkan unsur linguistik. Penggunaan teknik-teknik tersebut tidak menyebabkan adanya pergeseran daya pragmatis pada terjemahan. Semua jenis implikatur yang ditemukan pada kedua film, yaitu Asertif, Direktif, Komisif, dan Ekspresif, tetap sama jenis kategori dan jenis ilokusinya pada terjemahannya. Pada konteks non verbal tersebut, teknik amplifikasi (eksplisitasi) menghasilkan terjemahan yang akurat, berterima, dan memiliki nilai keterbacaan tinggi. Teknik kesepadanan lazim menghasilkan terjemahan yang memiliki nilai keakuratan tinggi, nilai keakuratan tinggi dan sedang, serta nilai keterbacaan yang tinggi, sedang, dan rendah. Teknik amplifikasi dan mengasilkan terjemahan dengan nilai keakuratan tinggi, nilai keberterimaan yang tinggi, dan tingkat keterbacaan yang tinggi. Teknik modulasi menghasilkan terjemahan dengan nilai keakuratan tinggi, keberterimaan tinggi, dan keterbacaan tinggi. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa perspektif penerjemahan implikatur dicerminkan oleh teknik penerjemahan yang digunakan dalam menerjemahkan ujaran yang mengandung implikatur. Teknik penerjemahan mempengaruhi bergeser atau tidaknya daya pragmatis, dan juga kualitas terjemahan ditinjau dari keakuratan, keberterimaan, dan keterbacaan. Tidak bergesernya daya pragmatis terjemahan yang diakibatkan penggunaan teknik yang tepat berdampak positif pada keakuratan. Nilai keberterimaan dipengaruhi oleh kealamiahan dan kesesuaian terjemahan dengan kaidah bahasa sasaran. Kemudian, perspektif penerjemahan implikatur sangat mempengaruhi tingkat keterbacaan terjemahan. Perspektif penerjemahan implikatur pada film kategori remaja The Avengers adalah eksplisitasi dan preservasi implisit. Perspektif penerjemahan implikatur pada film kategori dewasa The Departed hanya berjenis preservasi implisit. Selain dipengaruhi oleh komposisi basis pemaknaan implikatur, perspektif penerjemahan implikatur tersebut dipengaruhi oleh tema film. Kata kunci: teknik penerjemahan, pergeseran daya pragmatis, perspektif penerjemahan implikatur, film kategori remaja, film kategori dewasa, keakuratan, keberterimaan, keterbacaan.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister > Linguistik - S2
    Depositing User: Nilam Rikamukti
    Date Deposited: 01 Sep 2015 21:45
    Last Modified: 01 Sep 2015 21:45
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/17350

    Actions (login required)

    View Item