UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR DAN KEMAMPUAN KOGNITIF MATEMATIKA PADA POKOK BAHASAN ALJABAR DENGAN METODE LAPS – HEURISTIC MODEL POLYA (Penelitian Dilakukan pada Siswa Kelas VII SMP Angkasa Adi Soemarmo Colomadu)

Yuliati, Kurnia (2015) UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR DAN KEMAMPUAN KOGNITIF MATEMATIKA PADA POKOK BAHASAN ALJABAR DENGAN METODE LAPS – HEURISTIC MODEL POLYA (Penelitian Dilakukan pada Siswa Kelas VII SMP Angkasa Adi Soemarmo Colomadu). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (268Kb) | Preview

    Abstract

    Kurnia Yuliati. UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR DAN KEMAMPUAN KOGNITIF MATEMATIKA PADA POKOK BAHASAN ALJABAR DENGAN METODE LAPS-HEURISTIC MODEL POLYA (PENELITIAN DILAKUKAN PADA SISWA KELAS VII SMP ANGKASA ADI SOEMARMO COLOMADU). Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan metode LAPS-Heuristic Model Polya yang dapat meningkatkan keaktifan belajar dan kemampuan kognitif matematika siswa kelas VII SMP Angkasa Adi Soemarmo Colomadu dan untuk mengetahui peningkatan keaktifan belajar dan kemampuan kognitif matematika siswa setelah mengikuti pembelajaran matematika dengan menggunakan metode LAPS-Heuristic Model Polya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian ini dilakukan pada 25 siswa kelas VII SMP Angkasa Adi Soemarmo Colomadu tahun ajaran 2012/2013. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, tes, dan metode dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi waktu dan triangulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan analisis data pelaksanaan pembelajaran, analisis data keaktifan belajar siswa, dan analisis data kemampuan kognitif matematika siswa. Indikator keberhasilan pada penelitian ini adalah keaktifan belajar matematika siswa di atas 60% untuk masing-masing aspek dan kemampuan kognitif matematika siswa di atas 75%. Prosedur penelitian meliputi empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa langkah pembelajaran menggunakan metode LAPS-Heuristic Model Polya yang dapat meningkatkan keaktifan belajar dan kemampuan kognitif matematika siswa adalah: 1) Guru menyajikan materi pelajaran. 2) Guru membagi siswa dalam kelompok-kelompok secara acak yang masing-masing terdiri dari 4-5 anggota. 3) Guru membagikan Lembar Kerja Kelompok (LKK) yang harus dipecahkan oleh kelompok-kelompok yang telah dibentuk dengan jalan membaca buku-buku, meneliti, bertanya atau berdiskusi. 4) Guru mengajak tiap siswa menetapkan jawaban sementara dari soal-soal LKK tersebut dari data yang telah mereka peroleh. 5) Guru mengajak siwa menguji kembali jawaban sementara mereka dengan teman kelompoknya untuk memperoleh jawaban paling benar. 6) Guru mengajak siswa menarik kesimpulan, yaitu siswa harus sampai pada kesimpulan tentang jawaban terakhir dari soal-soal LKK dan menuliskannya pada lembar jawaban yang telah disediakan. 7) Guru membantu siswa melakukan refleksi dan evaluasi terhadap hasil diskusi dan proses-proses yang siswa gunakan dengan menunjuk secara acak beberapa siswa mewakili kelompoknya untuk mengerjakan di papan tulis dan kemudian dibahas bersama. 8) Menyimpulkan materi yang telah dibahas. Berdasarkan pembelajaran tersebut, pada siklus I untuk keaktifan belajar matematika siswa pada aspek partisipasi siswa dalam kemampuan bertanya mencapai 47%, aspek antusiasme siswa dalam memperhatikan pelajaran mencapai 51%, aspek partisipasi dalam kemampuan menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh guru mencapai 44%, aspek partisipasi siswa dalam mengerjakan soal di papan tulis mencapai 41% dan aspek partisipasi siswa dalam kemampuan mengemukakan ide/pendapat mencapai 35%. Pada siklus II telah mencapai indikator yaitu di atas 60% untuk masing-masing aspek. Untuk aspek partisipasi siswa dalam kemampuan bertanya mencapai 64%, aspek antusiasme siswa dalam memperhatikan pelajaran mencapai 76%, aspek partisipasi dalam kemampuan menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh guru mencapai 73%, aspek partisipasi siswa dalam mengerjakan soal di papan tulis mencapai 62% dan aspek partisipasi siswa dalam kemampuan mengemukakan ide/pendapat mencapai 64%. Untuk ketuntasan kemampuan kognitif matematika pada siklus I mencapai 40%, sedangkan pada siklus II telah mencapai indikator di atas 75% yaitu mencapai 76%. Kata Kunci: aljabar, keaktifan belajar matematika, kemampuan kognitif, LAPS-Heuristic.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    L Education > LB Theory and practice of education
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Q Science > QA Mathematics
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika
    Depositing User: Dhamar Aprilani Dwi Safitri
    Date Deposited: 01 Sep 2015 20:15
    Last Modified: 01 Sep 2015 20:15
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/17324

    Actions (login required)

    View Item