ANALISIS KEBIJAKAN HARGA BAHAN BAKAR MINYAK (BBM) OLEH PEMERINTAH TERHADAP HARGA SAHAM,ABNORMAL RETURN DAN VOLUME PERDAGANGAN SAHAM (Studi Kasus pada Sektor Aneka Industri dan Sektor Perbankan yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014-2015)

ARDIAWAN, DENI (2015) ANALISIS KEBIJAKAN HARGA BAHAN BAKAR MINYAK (BBM) OLEH PEMERINTAH TERHADAP HARGA SAHAM,ABNORMAL RETURN DAN VOLUME PERDAGANGAN SAHAM (Studi Kasus pada Sektor Aneka Industri dan Sektor Perbankan yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014-2015). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (317Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Analisis Kebijakan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Oleh Pemerintah Terhadap Harga Saham,Abnormal Return dan Volume Perdagangan Saham (Studi Kasus pada Sektor Aneka Industri dan Sektor Perbankan yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014-2015) DENI ARDIAWAN F1212015 Pasar modal merupakan salah satu instrumen ekonomi yang saat ini mengalami perkembangan pesat, dijadikan indikator dan penunjang kemajuan perekonomian suatu negara. Peristiwa politik berkaitan erat dengan kinerja perekonomian suatu negara seperti kudeta, pergantian presiden, dan kebijakan -kebijakan lainnya. Tidak stabilnya harga minyak bumi seringkali memaksa pemerintah untuk merancang rencana -rencana strategis baru yang diiringi dengan implementasi konsep yang jelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kebijakan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah terhadap abnormal return dan volume perdagangan saham pada Bursa Efek Indonesia. Dalam hal ini terdapat 3 peristiwa yaitu kenaikan harga BBM, penurunan harga BBM, penurunan harga BBM.Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus. Populasi penelitian ini adalah semua perusahaan yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia. Sampel dalam penelitian ini adalah 35 perusahaan pada sektor perbankan dan 39 perusahaan pada sektor aneka industri tahun 2014 -2015 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Aplikasi Microsoft office excel dan SPSS 21 yang digunakan sebagai alat analisis pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak adanya perbedaan yang signifikan antara abnormal return sebelum dan setelah adanya kebijakan harga BBM oleh pemerintah pada sektor perbankan dan sektor aneka industri dan terdapat perbedaan yang signifikan pada trading volume activity sebelum dan setelah kenaikan harga BBM tanggal 17 November 2014 pada sektor perbankan,namun pada sektor aneka industri tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Pada peritiwa penurunan harga BBM tanggal 1 Januari 2015 dan 21 Januari 2015 pada sektor perbankan dan sektor aneka industri tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Kata Kunci : event study, abnormal return dan trading volume activity

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    H Social Sciences > HJ Public Finance
    Divisions: Fakultas Ekonomi
    Fakultas Ekonomi > Manajemen
    Depositing User: Azinudin Achzab
    Date Deposited: 01 Sep 2015 09:18
    Last Modified: 01 Sep 2015 09:18
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/17247

    Actions (login required)

    View Item