PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PRAKTEK DISTRIBUSI DAN METODE PRAKTEK PADAT TERHADAP KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA DALAM SEPAKBOLA DITINJAU DARI KEMAMPUAN GERAK (MOTOR ABILITY) (Studi Siswa SMAN 1 Pulokulon Grobogan)

KRISTIANTONO, EKO SUSILO (2015) PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PRAKTEK DISTRIBUSI DAN METODE PRAKTEK PADAT TERHADAP KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA DALAM SEPAKBOLA DITINJAU DARI KEMAMPUAN GERAK (MOTOR ABILITY) (Studi Siswa SMAN 1 Pulokulon Grobogan). Masters thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF
Download (401Kb) | Preview

    Abstract

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Perbedaan pengaruh Metode Pembelajaran Praktek Distribusi dan Metode Praktek Padat terhadap Keterampilan Menggiring Bola Dalam Sepakbola. (2) Perbedaan keterampilan Menggiring bola dalam sepak bola antara yang memiliki Kemampuan Motor Ability tinggi dan Kemampuan Motor Ability rendah. (3) Pengaruh interaksi Antara Metode Pembelajaran Praktek dan Kemampuan Motor Ability terhadap Keterampilan Menggiring Bola Dalam Sepakbola. Penelitian ini meggunakan metode eksperimen, rancangan penelitian factorial 2 x 2 Populasi yang digunakan seluruh siswa putra kelas XI di SMAN 1 Pulokulon yang berjumlah 84 siswa, besarnya sampel penelitian sejumlah 40 orang. Teknik pengambilan sampel dengan cara random sampling . Teknik analisis data menggunakan ANAVA. Sebelum menguji dengan ANAVA, terlebih dahulu digunakan uji prasyarat analisis data dengan menggunakan uji normalitas sampel (uji Lilliefors dengan a=0,05 ) dan uji homogenitas varian (uji Bartlett dengan a=0,05 ). Berdasarkan uji hipotesis : (1) Dari hasil analisis varian diperoleh nilai p-value = 0,048 lebih kecil dari 0,05. Hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Artinya ada perbedaan antara metode pembelajaran distribusi dan metode pembelajaran padat terhadap keterampilan menggiring bola.(2) Dari hasil analisis varian diperoleh nilai p-value = 0,017 lebih kecil dari 0,05. Hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Artinya ada perbedaan pengaruh antara siswa yang memiliki kemampuan motor ability tinggi dan rendah terhadap keterampilan menggiring bola..(3) Dari hasil analisis varian diperoleh nilai p-value = 0,008 lebih kecil dari 0,05. Hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Artinya ada interaksi antara metode pembelajaran dan kemampuan motor ability terhadap keterampilan menggiring bola dalam permainan sepakbola. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan:(1)Metode pembelajaran distribusi mempunyai pengaruh yang lebih baik dibandingkan metode pembelajaran padat.(2)Siswa yang memiliki kemampuan motor ability tinggi mempunyai hasil yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang memiliki kemampuan motor ability rendah.(3)Ada interaksi antara metode pembelajaran dan kemampuan motor ability terhadap keterampilan menggiring bola. Siswa yang mempunyai kemampuan motor ability tinggi akan lebih cepat dalam meningkatkan keterampilan menggiring bola dengan metode pembelajaran distribusi dan siswa yang mempunyai kemampuan motor ability rendah akan lebih cepat dalam meningkatkan keterampilan menggiring bola dengan metode pembelajaran padat. Kata Kunci : Praktek Distribusi, Praktek Padat, Motor Ability tinggi, Motor Ability rendah, Menggiring Bola.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: S Agriculture > SK Hunting sports
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Keolahragaan
    Depositing User: Mohamad Ghulam Hirbatul Azis
    Date Deposited: 31 Aug 2015 16:02
    Last Modified: 31 Aug 2015 16:02
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/17141

    Actions (login required)

    View Item