PENGARUH SERAT POLYETELENE TERHADAP SIFAT SERAPAN DAN PENETRASI AIR PADA BETON RINGAN

Handayani, Fajar S. (2010) PENGARUH SERAT POLYETELENE TERHADAP SIFAT SERAPAN DAN PENETRASI AIR PADA BETON RINGAN. Media Teknik Sipil, X. pp. 1-5. ISSN 1412-0976

[img] PDF - Published Version
Download (1224Kb)

    Abstract

    Abstrak Struktur beton sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, yang memberi dampak pada bangunan yang ada di dalamnya. Pemakaian beton ringan dan teknologi pemakaian serat pada beton senantiasa terus berkembang sehingga masih banyak yang harus diteliti untuk menjadikan beton ringan berserat dapat digunakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kontribusi serat polyetelene sebagai tulangan mikro terhadap serapan, dan penetrasi beban air tawar beton ringan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah silinder beton diameter 7,5 cm tinggi 15 cm sebanyak 24 buah untuk uji serapan dan penetrasi. Penambahan serat dalam sampel beton 0%, 0,35%, 0,75%, dan 1,00%. Serat dipotong- potong dengan ukuran 2 mm x 50 mm. Bahan penelitian yang digunakan adalah semen tipe I, air, pasir, dan ALWA. Peralatan penelitian yang digunakan adalah alat uji serapan dan penetrasi. Pengujian berdasarkan SK SNI S–36–1990–03. Dari penelitian ini, disimpulkan penambahan serat polyetelene kedalam campuran beton ringan masih memungkinkan bahan beton ringan memenuhi syarat serapan dan penetrasi sebagai bahan kedap air. Kata kunci: beton ringan, penetrasi, serapan Abstract Concrete structure is strongly influenced by environmental conditions that impact on existing building in it. The use of lightweight concrete and the use of fibre in concrete are constantly evolving, where some remain need to be investigaed in order to make the fibrous lightweght concrete is really applicable. This research concerns on durability of light weight concrete with polyetelene fibre as micro-reinforcement against the enviromental load especially water penetration. In this research 24 cylindrical concretes of 75 mm dia, 150 mm height were made for absorption and penetration test . Fibre volume fraction were 0.00%, 0.35%, 0,75%, and 1.00% of concrete volume. Polyetelene fibre with aspect ratio 50, cement type I, sand, alwa, water, and viscocrete were used in mixtures. Testing was based on SK SNI S–36–1990–03. The result shows that the tested fibrous lightweight concretes were still fulfill the limitation of both absorption and penetration as impermeable concrete material. Keywords: absorption, penetration, lightweight concrete

    Item Type: Article
    Uncontrolled Keywords: beton ringan, penetrasi, serapan absorption, penetration, lightweight concrete
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    T Technology > TH Building construction
    Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Fairly Okta'mal
    Date Deposited: 10 Jul 2013 00:02
    Last Modified: 10 Jul 2013 00:02
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/1708

    Actions (login required)

    View Item