PENGABAIAN KETENTUAN PASAL 197 AYAT (1) HURUF F KUHAP SEBAGAI ALASAN KASASI TERDAKWA TERHADAP PUTUSAN PENGADILAN TINGGI KALIMANTAN TIMUR DALAM PERKARA KEPEMILIKAN SENJATA TAJAM (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor: 1438 K/Pid.Sus/2013)

Kurniawati, Heni (2015) PENGABAIAN KETENTUAN PASAL 197 AYAT (1) HURUF F KUHAP SEBAGAI ALASAN KASASI TERDAKWA TERHADAP PUTUSAN PENGADILAN TINGGI KALIMANTAN TIMUR DALAM PERKARA KEPEMILIKAN SENJATA TAJAM (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor: 1438 K/Pid.Sus/2013). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (515Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian hukum ini mempunyai dua tujuan yaitu yang pertama tujuan objektif yaitu untuk mengetahui kesesuaian pengajuan kasasi oleh Terdakwa atas dasar diabaikannya ketentuan Pasal 197 ayat (1) huruf f KUHAP terhadap Putusan Pengadilan Tinggi Kalimantan Timur serta untuk mengetahui dasar pertimbangan Hakim Mahkamah Agung dalam memeriksa dan memutus pengajuan kasasi atas dasar diabaikannya ketentuan Pasal 197 ayat (1) huruf f KUHAP dan dilihat kesesuaiannya dengan KUHAP. Yang kedua tujuan subyetif yaitu mengumpulkan dan mengolah bahan hukum yang diperlukan guna penulisan serta menambah pengetahuan bagi penulis dalam penelitian hukum. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang bersifat preskriptif dan terapan. Sumber penelitian yang digunakan meliputi bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Dengan pendekatan kasus maka pengumpulan bahan hukum yang utama adalah dengan mengumpulkan putusan-putusan pengadilan mengenai isu hukum yang dihadapi serta pendekatan undang-undang karena sejatinya penulisan hukum ini tidak terlepas dari undang-undang dan menggunakan teknik analisis dengan metode deduktif silogisme. Hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa dasar alasan pengajuan kasasi oleh Penuntut Umum terhadap perkara kepemilikan senjata tajam tanpa ijin dalam putusan Mahkamah Agung Nomor 1438 K/Pid.Sus/2013 adalah permohonan kasasi akibat diabaikannya ketentuan Pasal 197 ayat (1) huruf f KUHAP oleh Jaksa/Penuntut Umum Pengadilan Negeri Tenggarong yang dijatuhkan oleh Hakim Pengadilan Tinggi Kalimantan Timur dalam perkara tersebut telah sesuai dengan ketentuan KUHAP. Alasan kasasi yang dapat dilakukan oleh Penuntut Umum yang dibenarkan oleh undang-undang adalah permasalahan adanya kesalahan penerapan hukum, baik hukum acara maupun hukum materiilnya, cara pengadilan mengadili serta memutus perkara tidak sesuai dengan cara mengadili yang diharuskan oleh ketentuan undang-undang, dan adanya cara pengadilan telah melampaui batas wewenangnya. Dengan demikian permohonan kasasi beserta alasan-alasan Jaksa Penuntut Umum ini secara formal telah dapat diterima. Sehingga Hakim Mahkamah Agung berhak memeriksa perkara tersebut, memberikan pertimbangan terhadap alasan permohonan kasasi, dan kemudian menjatuhkan putusan terhadap permohonan kasasi itu. Oleh pertimbangan Hakim Mahkamah Agung maka putusan Pengadilan Tinggi Kalimantan Timur yang memperkuat putusan Pengadilan Negeri Tenggarong tersebut dibatalkan. Kata Kunci : Kasasi, Putusan, Jaksa Penuntut Umum, Kepemilikan Senjata Tajam.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum
    Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Boby Anggit Suryawan
    Date Deposited: 30 Aug 2015 20:32
    Last Modified: 30 Aug 2015 20:32
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/17020

    Actions (login required)

    View Item