PERJUDIAN ENGKE (Studi Kasus Mengenai Perjudian Engke di Kalangan Anak di Kelurahan Rabadompu Timur Kecamatan Raba Kota Bima Nusa Tenggara Barat)

NURAZMI, (2015) PERJUDIAN ENGKE (Studi Kasus Mengenai Perjudian Engke di Kalangan Anak di Kelurahan Rabadompu Timur Kecamatan Raba Kota Bima Nusa Tenggara Barat). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (370Kb) | Preview

    Abstract

    Perjudian engke sudah merambah pada anak-anak pada akhir tahun 2013, anak-anak bukan hanya sebagai pelaku dalam perjudian engke tetapi bandar engke yang digaji oleh pedagang atau pemilik modal. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tindakan yang dilakukan oleh anak dalam mencapai tujuan yang diinginkan atas keterlibatannya dalam perjudian engke di Kelurahan Rabadompu Timur Kecamatan Raba Kota Bima Nusa Tenggara Barat. Jenis penelitian ini adalah penelituan kualitatif pendekatan studi kasus. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling, strategi pengambilan sampel variasi maksimum (maximum variation sampling). Jumlah informan sebanyak 12 anak dengan karakteristik jenis kelamin laki-laki dan perempuan, umur 7-9 tahun dan 10-15 tahun, dan jenjang pendidikan Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama. Sumber data berupa data primer yakni informan utama anak-anak dan informan triangulasi orang tua, masyarakat, pemerintah, guru dan kepolisian. Data sekunder yaitu buku perkembangan perjudian di Kota Bima, dakumen mengulang dan putus sekolah dan rapot anak. Validitas data menggunakan triangulasi metode dan triangulasi sumber data. Teknik pengumpulan data dengan cara pengamatan, wawancara, dokumen dan audiovisual. Teknik analisis data dengan model analisis interaktif yang dianalisa dengan teori tindakan sosial Max Weber dan teori tindakan Talcott Parsons. Tindakan yang dilakukan oleh anak-anak dalam mencapai tujuannya, dengan cara menjadi aktor dan bandar engke. Uang yang digunakan oleh anak untuk berjudi berasal dari orang tua, uang saku dan uang gaji sebagai bandar engke, hasil perjudian bom dan menjadi pembantu rumah tangga. Hasil taruhan yang diperoleh anak dibawa pulang ke rumah. Faktor pendorong anak melakukan tindakan sebagai pelaku dan bandar engke karena faktor ekonomi. Faktor pendukung anak melakukan tindakan tersebut yakni faktor lingkungan keluarga, masyarakat dan teman sebaya. Pemaknaan masyarakat dan anak-anak tentang perjudian engke bukan merupakan jenis perjudian karena dapat meringankan perekonomian keluarga, sehingga anak bertindak sebagai pelaku dan bandar engke yang digaji tidak merasa terbebani. Kata kunci: Perjudian engke, Tindakan anak, Pelaku engke, Bandar engke, Nilai ekonomis

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
    H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Sosiologi - S2
    Depositing User: Igor M. Farhan
    Date Deposited: 30 Aug 2015 16:53
    Last Modified: 30 Aug 2015 16:53
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/16989

    Actions (login required)

    View Item