WAYANG KONTEMPORER DAN KRITIK PEMILU (Studi Analisis Isi Pesan Kritik tentang Pemilu Legislatif pada Program Acara Wayang Kampung Sebelah Periode Februari - Maret 2014 di MNC TV)

-, ARDITRISNANINGTYAS (2015) WAYANG KONTEMPORER DAN KRITIK PEMILU (Studi Analisis Isi Pesan Kritik tentang Pemilu Legislatif pada Program Acara Wayang Kampung Sebelah Periode Februari - Maret 2014 di MNC TV). Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (1703Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Arditrisnaningtyas, D1212013, WAYANG KONTEMPORER DAN KRITIK PEMILU (Studi Analisis Isi Pesan Kritik Terhadap Pemilu Legislatif pada Program Acara Wayang Kampung Sebelah Periode Februari - Maret 2014 di MNC TV), Skripsi, Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Desember 2014. Salah satu program acara yang mendapat perhatian dari khalayak adalah program acara Wayang Kampung Sebelah (WKS). WKS merupakan sebuah pertunjukan wayang dengan gendre wayang post modern dimana tokoh wayang merupakan sosok masyarakat pada umumnya seperti Pak Lurah, Hansip, Petani, dll. Dalam setiap episodenya WKS selalu menyisipkan pesan kritik terhadap peristiwa terkini seperti kritik terhadap pemilu legislatif yang digelar pada tanggal 9 april 2014. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang seberapa banyak kritik terhadap pemilu legislatif yang diungkapkan oleh Dhalang selaku komunikator. Penelitian ini menggunakan metode Content Analysis atau Analisis isi kuantitatif. Penelitian ini hanya meneliti pesan dalam bentuk bahasa verbal. Penelitian ini menggunakan 5 unit analisis yaitu unit fisik, unit sintaksis, unit referensi, unit proposisional, dan unit tematik. Hal tersebut dilakukan agar mendapatkan hasil penelitian dari berbagai sudut pandang yang berbeda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat kritik terhadap pemilu legislatif dalam tayangan program acara WKS ditunjukan dengan hasil yang ditemukan peneliti sebagai berikut. Pada unit fisik pesan kritik yang dominan adalah kritik terhadap calon legislatif sebesar 40,45%, kritik terhadap kampanye oleh calon legislatif 31,77%, kritik terhadap pelaksanaan pemilu 27,78%. Unit sintaksis ditemukan kritik terhadap calon legislatif sebesar 60%, kritik terhadap kampanye oleh calon legislatif 23,85%, dan kritik terhadap pelaksanaan pemilu 16,15%. Penelitian menggunakan unit referensi menunjukan hasil kritik terhadap calon legislatif sebesar 49,35%, kritik terhadap kampanye oleh calon legislatif 34,14%, kritik terhadap pelaksanaan pemilu 16,51%. Penelitian menggunakan unit proposisi menunjukan kritik terhadap calon legislatif sebesar 33,3%, kritik terhadap kampanye oleh calon legislatif 50%, kritik terhadap pelaksanaan pemilu 16,7%. Dan yang terakhir penelitian menggunkan unit tematik menunjukan bahawa kritik terhadap calon legislatif sebesar 75%, kritik terhadap pelaksanaan pemilu 25%, dan tidak ditemukan episode sampel yang mempunyai tema utama kritik tehadap kampanye oleh calon legislatif. Kata Kunci : Kritik Pemilu, Wayang Kontemporer, Analisis Isi

    Item Type: Other
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
    Depositing User: Nadia Nur Fitriani
    Date Deposited: 30 Aug 2015 09:30
    Last Modified: 30 Aug 2015 09:30
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/16908

    Actions (login required)

    View Item