ANALISIS MISKONSEPSI TERMODINAMIKA PADA BUKU AJAR FISIKA SMA

Hanatan, Ardiana (2015) ANALISIS MISKONSEPSI TERMODINAMIKA PADA BUKU AJAR FISIKA SMA. Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (121Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Ardiana Hanatan. ANALISIS MISKONSEPSI TERMODINAMIKA PADA BUKU AJAR FISIKA SMA. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Oktober 2014. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Mengetahui persentase miskonsepsi pada konsep Termodinamika dalam tiga buku yang diteliti, 2) Mengetahui ada atau tidak adanya indikasi keterangan lainnya (konsep tidak lengkap, penulisan notasi perlu perbaikan, keterangan perlu perbaikan, penulisan langkah perhitungan perlu perbaikan, penulisan hasil perhitungan perlu perbaikan, penulisan satuan perlu perbaikan, dan gambar perlu perbaikan) yang berpotensi menimbulkan miskonsepsi pada konsep Termodinamika dalam tiga buku yang diteliti, dan 3) Mengetahui persentase kelengkapan konsep pada konsep Termodinamika dalam setiap buku didasarkan pada jumlah konsep yang terdapat pada silabus acuan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Obyek penelitian, adalah konsep Termodinamika dalam ketiga buku. Buku yang pertama adalah buku berjudul Terpadu: Fisika untuk SMA/ MA Kelas XI Semester 2 karangan Bob Foster yang diterbitkan oleh penerbit Erlangga pada tahun 2012. Buku kedua adalah buku berjudul Fisika untuk SMA Kelas XI karangan Marthen Kanginan yang diterbitkan oleh penerbit Erlangga pada tahun 2007. Buku ketiga adalah buku berjudul Fisika untuk SMA dan MA Kelas XI karangan Sri Handayani dan Ari Damari yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan Nasional pada tahun 2009. Penelitian dilakukan dengan cara menguji konsep yang ada dalam buku halaman per halaman kemudian membandingkannya dengan buku Fisika Universitas dan wawancara tim ahli. Data yang telah dikumpulkan kemudian disajikan dalam tabel. Teknik pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa: (1) Persentase miskonsepsi konsep Termodinamika dalam buku ajar sesuai silabus pada buku pertama adalah 8,33%, buku kedua 21,43%, dan buku ketiga adalah 0%. Persentase miskonsepsi konsep Termodinamika dalam buku ajar secara keseluruhan pada buku pertama adalah 10,53%, buku kedua adalah 20%, dan buku ketiga adalah 6,25%, (2) Indikasi lain yang berpotensi menimbulkan miskonsepsi, dalam buku ajar pertama terdapat 17 buah yang terdiri dari: 3 konsep tidak lengkap, 7 penulisan notasi perlu perbaikan, 1 penulisan langkah perhitungan perlu perbaikan, 2 penulisan hasil perhitungan perlu perbaikan, dan 4 gambar perlu perbaikan. Dalam buku ajar kedua terdapat 7 indikasi lain yang dapat menimbulkan miskonsepsi yang terdiri dari: 1 konsep tidak lengkap, 3 penulisan notasi perlu perbaikan, 2 penulisan hasil perhitungan perlu perbaikan, dan 1 gambar perlu perbaikan. Dalam buku ajar ketiga terdapat 10 indikasi lain yang dapat menimbulkan miskonsepsi yang terdiri dari: 1 konsep tidak lengkap, 2 penulisan notasi perlu perbaikan, 2 keterangan perlu perbaikan, 1 penulisan hasil perhitungan perlu perbaikan, dan 4 gambar perlu perbaikan, (3) Persentase kelengkapan buku ajar dalam konsep Termodinamika sesuai silabus pada buku pertama adalah 85,71%, buku kedua 100%, dan buku ketiga 50%. Kata Kunci: miskonsepsi, termodinamika, buku ajar fisika SMA.

    Item Type: Other
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Q Science > QC Physics
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Fisika
    Depositing User: Nadia Nur Fitriani
    Date Deposited: 30 Aug 2015 09:22
    Last Modified: 30 Aug 2015 09:22
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/16907

    Actions (login required)

    View Item