TINJAUAN PENGESAMPINGAN HASIL PEMERIKSAAN LABORATORIS KRIMINALISTIK OLEH HAKIM PENGADILAN NEGERI IDI DALAM PEMERIKSAAN PERKARA MENEMPATKAN KETERANGAN PALSU KE DALAM AKTA AUTENTIK DAN UPAYA HUKUMNYA OLEH PENUNTUT UMUM (Studi Putusan Nomor: 167K/Pid/2014)

Candori, Dea (2015) TINJAUAN PENGESAMPINGAN HASIL PEMERIKSAAN LABORATORIS KRIMINALISTIK OLEH HAKIM PENGADILAN NEGERI IDI DALAM PEMERIKSAAN PERKARA MENEMPATKAN KETERANGAN PALSU KE DALAM AKTA AUTENTIK DAN UPAYA HUKUMNYA OLEH PENUNTUT UMUM (Studi Putusan Nomor: 167K/Pid/2014). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (356Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Dea Candori. E0011078. 2015. TINJAUAN PENGESAMPINGAN HASIL PEMERIKSAAN LABORATORIS KRIMINALISTIK OLEH HAKIM PENGADILAN NEGERI IDI DALAM PEMERIKSAAN PERKARA MENEMPATKAN KETERANGAN PALSU KE DALAM AKTA AUTENTIK DAN UPAYA HUKUMNYA OLEH PENUNTUT UMUM (Studi Putusan Nomor : 167K/Pid/2014). Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian Hukum ini bertujuan untuk mengetahui perihal bagaimana Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) mengatur mengenai pengesampingan alat bukti khususnya alat bukti surat yang berupa hasil pemeriksaan laboratoris kriminalistik yang dilakukan oleh Hakim dalam perkara tindak pidana pemalsuan di Pengadilan Negeri Idi serta upaya hukum yang dapat dilakukan oleh Penuntut Umum pada putusan dalam perkara ini. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum doktrinal bersifat preskriptif. Pendekatan yang dipergunakan adalah pendekatan kasus. Sumber bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder, dengan teknik analisis bahan hukum menggunakan metode silogisme dan interpretasi dengan menggunakan pola berpikir deduktif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan mengesampingkan alat bukti surat yaitu hasil Pemeriksaan laboratoris kriminalistik berupa Berita Cara Pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik Barang Bukti Dokumen Nomor Lab: 6683/DTF/XII/2012 tanggal 10 Januari 2012 dan Nomor Lab: 4041/DTF/2012 tanggal 29 Agustus 2012 Hakim telah keliru dalam mempertimbangkan alat bukti dan telah melakukan kesalahan dalam menerapkan hukum. Selain itu, hal tersebut juga tidak sejalan dengan ketentuan yang ada di dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana. Seharusnya Hakim memperhatikan hasil laboratoris kriminalistik untuk pertimbangan putusannya. Karena pada dasarnya hasil laboratoris kriminalistik dikeluarkan oleh ahli di bidangnya dengan nilai keakuratan yang mendekati kebenaran, serta memiliki kekuatan pembuktian yang sah dan sempurna. Kata Kunci : Hakim, Pembuktian, Alat Bukti, Laboratorium Kriminalistik

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum
    Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Azinudin Achzab
    Date Deposited: 29 Aug 2015 18:08
    Last Modified: 29 Aug 2015 18:08
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/16880

    Actions (login required)

    View Item