Hubungan antara Tingkat Pengetahuan tentang Osteoporosis dengan Tindakan Mengonsumsi Susu pada Siswa Kelas XI SMA N 1 Surakarta

Sari, Aprilisasi Purnama (2015) Hubungan antara Tingkat Pengetahuan tentang Osteoporosis dengan Tindakan Mengonsumsi Susu pada Siswa Kelas XI SMA N 1 Surakarta. Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (511Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Aprilisasi Purnama Sari, G.0011031, 2014. Hubungan antara Tingkat Pengetahuan tentang Osteoporosis dengan Tindakan Mengonsumsi Susu pada Siswa Kelas XI SMA N 1 Surakarta. Skripsi. Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar Belakang: Peningkatan Usia Harapan Hidup (UHH) masyarakat Indonesia menimbulkan masalah kesehatan berupa timbulnya penyakit- penyakit degeneratif, salah satunya adalah osteoporosis. Departemen Kesehatan RI menyatakan bahwa dua dari lima orang Indonesia memiliki risiko osteoporosis sehingga pengetahuan tentang osteoporosis perlu dimiliki dan pencegahannya perlu dilakukan. Sebagai pencegahan, susu yang merupakan salah satu sumber kalsium dapat dikonsumsi secara adekuat untuk mencapai peak bone mass yang optimal pada usia remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara tingkat pengetahuan tentang osteoporosis dengan tindakan mengonsumsi susu pada Siswa Kelas XI SMA N 1 Surakarta. Metode: Penelitian observasional analitik ini menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di SMA N 1 Surakarta pada 11 September dan 25 September 2014. Variabel bebas adalah tingkat pengetahuan tentang osteoporosis, variabel terikat adalah tindakan mengonsumsi susu. Sampel diambil secara total sampling dan menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi. Besar sampel sesuai dengan jumlah siswa yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yaitu 228 siswa. Data diperoleh dari pengisian kuesioner oleh responden.Kuesioner yang telah diisi dilakukan penilaian dan dikelompokkan dalam kategori yang sesuai kemudian dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil: Dari 228 siswa, didapatkan 24 (10,53%) siswa memiliki tingkat pengetahuan tentang osteoporosis yang baik, 162 (71,05%) siswa memiliki tingkat pengetahuan tentang osteoporosis yang cukup dan 42 (18,4%) siswa memiliki tingkat pengetahuan tentang osteoporosis yang kurang. Jumlah siswa yang memiliki tindakan mengonsumsi susu yang adekuat pada masing-masing kategori tingkat pengetahuan secara berturut-turut yaitu 6 siswa, 26 siswa dan 7 siswa.Tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan tentang osteoporosis dengan tindakan mengonsumsi susu pada Siswa Kelas XI SMA N 1 Surakarta ditunjukkan oleh nilai p = 0,661 (p > 0,05) dari hasil perhitungan statistik dengan Chi Square. Simpulan: Tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan tentang osteoporosis dengan tindakan mengonsumsi susu pada Siswa Kelas XI SMA N 1 Surakarta. Kata Kunci: tingkat pengetahuan tentang osteoporosis, tindakan mengonsumsi susu

    Item Type: Other
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: Nadia Nur Fitriani
    Date Deposited: 29 Aug 2015 13:17
    Last Modified: 29 Aug 2015 13:18
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/16867

    Actions (login required)

    View Item