PENGARUH PENAMBAHAN ETANOL PADA BAHAN BAKAR DAN PEMANASAN BAHAN BAKAR MELALUI PIPA BERSIRIP PERSEGI DI DALAM UPPER TANK RADIATOR TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR TOYOTA KIJANG (IMPLIKASI PADA MATA KULIAH PERPINDAHAN PANAS)

PRIAMBODO, ARIF (2015) PENGARUH PENAMBAHAN ETANOL PADA BAHAN BAKAR DAN PEMANASAN BAHAN BAKAR MELALUI PIPA BERSIRIP PERSEGI DI DALAM UPPER TANK RADIATOR TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR TOYOTA KIJANG (IMPLIKASI PADA MATA KULIAH PERPINDAHAN PANAS). Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (793Kb) | Preview

    Abstract

    Tujuan penelitian ini adalah : (1) menyelidiki pengaruh penambahan etanol pada bahan bakar bensin terhadap konsumsi bahan bakar pada mesin Toyota Kijang, (2) menyelidiki pengaruh pemanasan bahan bakar bensin melalui pipa kapiler bersirip persegi di dalam upper tank radiator terhadap konsumsi bahan bakar pada mesin Toyota Kijang, dan (3) Menyelidiki hasil terbaik dari penambahan etanol dan pemanasan bahan bakar bensin melalui pipa kapiler bersirip persegi di dalam upper tank radiator terhadap konsumsi bahan bakar pada mesin Toyota Kijang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan analisis data deskriptif. Sampel penelitian yang digunakan adalah mesin Toyota Kijang 4 silinder seri 4K dengan nomor mesin 7855290. Data diperoleh dari lamanya waktu konsumsi bahan bakar dengan variasi presentase campuran premium dan etanol 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, 25%, dan 30% menggunakan metode tanpa pemanasan bahan bakar dan menggunakan pemanasan bahan bakar pipa kapiler bersirip persegi di dalam upper tank radiator. Data diperoleh dari hasil penelitian dimasukkan ke dalam tabel dan ditampilkan dalam bentuk grafik, kemudian dianalisis. Hasil penelitian ini adalah: (1) Penambahan etanol pada bensin dapat menurunkan konsumsi bahan bakar Toyota Kijang. Variasi penambahan etanol, dan tanpa pemanasan bahan bakar jumlah konsumsi bahan bakar yang paling irit yaitu, saat penambahan kadar etanol 25% sebesar 35,050 x 10-3 cc tiap siklus. Selisih konsumsinya 3,176 x 10-3 cc tiap siklus nya atau sebesar 8,308% dari konsumsi standar, (2) Penggunaan pemanasan bahan bakar menggunakan pipa bersirip persegi di dalam upper tank radiator menurunkan konsumsi bahan bakar pada mesin Toyota Kijang. Penurunan konsumsi terbesar pada pemanasan bahan bakar menggunakan pipa bersirip dengan jarak antar sirip 10 mm tanpa campuran etanol, (3) Penambahan etanol pada bahan bakar dan pemanasan bahan bakar menurunkan konsumsi bahan bakar pada mesin Toyota Kijang. Penurunan konsumsi terbesar pada kadar etanol 25% premium 75%, dan pemanasan bahan bakar menggunakan pipa tembaga dengan jarak antar sirip 10 mm sebesar 31,625 x 10-3 cc tiap siklus. Penurunan konsumsinya sebesar 6,601 x 10-3 cc tiap siklus atau sebesar 17,268 % dari konsumsi standar. Kata kunci: etanol, pemanasan bahan bakar, konsumsi bahan bakar, pipa bersirip persegi, upper tank radiator

    Item Type: Other
    Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
    T Technology > TP Chemical technology
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Teknik Mesin
    Depositing User: Endar Kusumaningrum
    Date Deposited: 29 Aug 2015 07:30
    Last Modified: 29 Aug 2015 07:30
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/16832

    Actions (login required)

    View Item