“THE IMPLEMENTATION OF TEACHING AND LEARNING ENGLISH OF STUDENTS WITH HEARING IMPAIRMENT” (A Naturalistic Study at Eleventh Grade Students of SLB YRTRW Surakarta of 2013/2014)

PRATAMA, ADITYA (2014) “THE IMPLEMENTATION OF TEACHING AND LEARNING ENGLISH OF STUDENTS WITH HEARING IMPAIRMENT” (A Naturalistic Study at Eleventh Grade Students of SLB YRTRW Surakarta of 2013/2014). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (2108Kb) | Preview

    Abstract

    Aditya Pratama. K2209001. “The Implementation of Teaching and Learning English of Students with Hearing Impairment (A Naturalistic Study at Eleventh Grade Students of SLB YRTRW Surakarta 2013/2014)” Skripsi. Surakarta: Fakultas Pendidikan dan Ilmu Keguruan, Universitas Sebelas Maret, 2014. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan implementasi belajar mengajar Bahasa Inggris pada kelas XI SLB B YRTRW Surakarta (2) mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi oleh guru dan murid kelas XI SLB B YRTRW Surakarta dalam belajar mengajar Bahasa Inggris dan (3) menentukan profisiensi murid kelas XI SLB B YRTRW Surakarta dalam Bahasa Inggris. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif naturalistik. Penelitian dilaksanakan pada murid kelas XI SLB B YRTRW Surakarta dari bulan September hingga November 2013. Sumber data diperoleh dari: kejadian, informan, dan dokumen. Data dikumpulkan melalui pengamatan, wawancara dan analisa dokumen. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan coding yang terdiri dari: open coding, axial coding and selective coding. Berdasarkan hasil dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa: dalam proses belajar-mengajar Bahasa Inggris, murid tunarungu juga mampu memahami pelajaran Bahasa Inggris seperti anak normal selama guru memberdayakan berbagai cara, metode mengajar juga media yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi mereka. Permasalahan yang dihadapi oleh murid disebabkan oleh kurangnya input bahasa yang berdampak pada ketidaksempurnaannya pengucapan mereka dan terbatasnya kosakata mereka. Permasalahan yang ditemui oleh guru adalah tanggung jawab guru yang terlalu banyak dan kekurangan guru dalam mengelola waktu. Profisiensi siswa dalam Bahasa Inggris dapat diklasifikasikan sebagai berikut: (1) mereka mampu untuk memahami kata dan bahasa umum yang berkaitan dengan topik, (2) mereka mampu untuk membuat ungkapan atau kalimat pendek, dan (3) mereka mampu untuk menggunakan bahasa lisan maupun tertulis dengan beberapa kesalahan yang terkadang mengganggu komunikasi. Dari hasi penelitian, penulis menyarankan pada sekolah untuk tidak memberi terlalu banyak tanggung jawab pada seorang guru, dan sekolah bisa mengangkat guru bidang studi Bahasa Inggris sehingga kualitas belajar mengajar dapat ditingkatkan. Penulis menyarankan guru untuk menggunakan beragam metode dan media mengajar yang sesuai dengan kemampuan. Murid tunarungu tidak boleh menganggap kekurangannya adalah halangan untuk belajar dan harus tetap belajar dan meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris mereka. Keywords: Murid Tunarungu, belajar mengajar Bahasa Inggris, permasalahan, profisiensi.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Bahasa Inggris - S2
    Depositing User: faisal dharma
    Date Deposited: 10 Jun 2015 08:43
    Last Modified: 10 Jun 2015 08:43
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/16622

    Actions (login required)

    View Item