PERILAKU BIDAN DAN MASYARAKAT TERKAIT MAKANAN PENDAMPING LOKAL TANPA GULA GARAM UNTUK BAYI (DI PUSKESMAS KEMANGKON KABUPATEN PURBALINGGA)

Dewi, Feti Kumala (2014) PERILAKU BIDAN DAN MASYARAKAT TERKAIT MAKANAN PENDAMPING LOKAL TANPA GULA GARAM UNTUK BAYI (DI PUSKESMAS KEMANGKON KABUPATEN PURBALINGGA). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (599Kb) | Preview

    Abstract

    Baku emas makanan bayi menurut World Health Organitation (WHO) adalah pemberian MPASI yang berkualitas berasal dari makanan keluarga. Pola makan merupakan perilaku paling penting yang dapat mempengaruhi keadaan gizi. Faktor yang mempengaruhi yaitu faktor predisposisi, pendukung, dan penguat. Data tahun 2013 Puskesmas Kemangkon adalah balita dengan Bawah Garis Merah tertinggi. Tujuan penelitian untuk mengeksplorasi perilaku bidan dan masyarakat terkait MPASI Lokal Tanpa Gula Garam untuk Bayi di Puskesmas Kemangkon Kabupaten Purbalingga meliputi faktor pendukung, pemungkin dan penguat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sampel (informan) dalam penelitian ini adalah bidan, kader dan ibu yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan, sebagai key informan adalah kepala seksi gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga dan bagian gizi Puskesmas Kemangkon Kabupaten Purbalingga. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi langsung dan analisis dokumen. Analisis data dengan menggunakan tematic content analysis mengenai makna pesan dan cara mengungkapkan pesan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari faktor predisposisi adalah keyakinan dan sikap terkait MPASI lokal tanpa gula garam untuk bayi. Faktor pemungkin adalah aksesibilitas pelayanan/keterjangkauan fasilitas kesehatan oleh masyarakat yang tidak mudah dijangkau, ketersediaan sumber daya manusia dalam program terkait MPASI dan kesulitan penerapan peraturan/kebijakan pemerintah terkait MPASI lokal Tanpa Gula Garam untuk Bayi. Faktor penguat adalah sikap keluarga, masyarakat dan tenaga kesehatan terkait MP ASI lokal Tanpa Gula Garam untuk Bayi. Saran untuk institusi pendidikan agar melaksanakan penambahan materi dalam rancangan program pembelajaran (RPP) kurikulum pendidikan kebidanan mengenai pemberian MPASI Lokal Tanpa Gula Garam untuk Bayi usia 6-12 bulan. Saran untuk Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga melakukan sosialisasi, penyuluhan dan pelatihan tentang MPASI lokal tanpa gula garam untuk bayi di semua puskesmas. Kata kunci : Perilaku Bidan dan Masyarakat, MP ASI Lokal Tanpa Gula Garam

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Magister Kedokteran Keluarga
    Depositing User: faisal dharma
    Date Deposited: 30 May 2015 16:38
    Last Modified: 30 May 2015 16:38
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/16601

    Actions (login required)

    View Item