HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN FREKUENSI SERANGAN ASMA PADA PASIEN ASMA WANITA YANG MENGGUNAKAN KONTRASEPSI HORMONAL DAN TIDAK

ANGGRAENI, ANINDA DWI (2014) HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN FREKUENSI SERANGAN ASMA PADA PASIEN ASMA WANITA YANG MENGGUNAKAN KONTRASEPSI HORMONAL DAN TIDAK. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (292Kb) | Preview

    Abstract

    Aninda Dwi Anggraeni, G0011025, 2014. Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Frekuensi Serangan Asma pada Pasien Asma Wanita yang Menggunakan Kontrasepsi Hormonal dan Tidak. Skripsi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar Belakang: Asma merupakan penyakit kronis yang umum terdapat di dunia dengan prevalensi asma pada perempuan cenderung lebih tinggi dibanding dengan laki-laki. Terdapat fakta yang memberi kesan bahwa hormon steroid seks mempunyai peran dalam kesehatan saluran pernapasan. Selain itu, walaupun asma meningkat seiring peningkatan IMT pada semua wanita, peningkatan ini terlihat lebih besar pada wanita yang mengkonsumsi kontrasepsi oral. Oleh karena itu diperlukan penelitian mengenai hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan frekuensi serangan asma pada pasien asma wanita yang menggunakan kontrasepsi hormonal dan tidak. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan pada Juni – Juli 2014 di RSUD Dr. Moewardi dan BBKPM Surakarta. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Subjek mengisi (1) Formulir biodata, (2) Kuesioner. Perlakuan pada responden (1) Pengukuran tinggi badan dan berat badan. Diperoleh data sebanyak 60 subjek penelitian dan dianalisis menggunakan korelasi Spearman melalui program SPSS 20.00 for Windows. Hasil Penelitian: Penelitian ini menunjukkan nilai korelasi Spearman r = 0,432; p < 0,05 yang berarti terdapat korelasi positif yang secara statistik bermakna antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dan frekuensi serangan asma pada pengguna kontrasepsi hormonal dengan kekuatan sedang. Sedangkan pada kelompok pengguna kontrasepsi nonhormonal didapatkan nilai korelasi Spearman r = 0,363; p < 0,05 yang berarti terdapat korelasi positif yang secara statistik bermakna antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dan frekuensi serangan asma dengan kekuatan lemah. Simpulan Penelitian: Terdapat korelasi positif yang sedang dan secara statistik signifikan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dan frekuensi serangan asma pada pengguna kontrasepsi hormonal. Kemudian terdapat korelasi positif yang lemah dan secara statistik signifikan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dan frekuensi serangan asma pada pengguna kontrasepsi nonhormonal. Kata Kunci: IMT, Frekuensi Serangan Asma, Kontrasepsi

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: faisal dharma
    Date Deposited: 30 May 2015 07:19
    Last Modified: 30 May 2015 07:19
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/16573

    Actions (login required)

    View Item