KADAR C-REACTIVE PROTEIN (CRP) DAN MATRIX METALLOPROTEINASE-1 (MMP-1) SERUM PADA KETUBAN PECAH DINI HAMIL PRETERM

Gustavry, Abraham Andy (2014) KADAR C-REACTIVE PROTEIN (CRP) DAN MATRIX METALLOPROTEINASE-1 (MMP-1) SERUM PADA KETUBAN PECAH DINI HAMIL PRETERM. Masters thesis, universitas sebelas maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (706Kb) | Preview

    Abstract

    Abraham Andy Gustavry, S 501002027, 2014, Kadar C-Reactive Protein (CRP) dan Matrix Metalloproteinase-1 (MMP-1) Serum pada Ketuban Pecah Dini hamil preterm, pembimbing I : DR. Sri sulistyowati, dr, SpOG (K), pembimbing II : DR. Supriyadi Hari Respati, dr, SpOG, Tesis, Program Studi Magister Kedokteran Keluarga, Program Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret, Surakarta Ketuban Pecah Dini (KPD) preterm meningkatkan morbiditas dan mortalitas maternal dan perinatal. Peningkatan C-Reactive Protein (CRP) dalam sirkulasi maternal berhubungan dengan adanya infeksi intra uterin. CRP adalah suatu protein reaktan fase-akut yang disintesis terutama di sel hati sebagai respon terhadap sitokin-sitokin pro inflamasi. Selanjutnya CRP akan menstimulasi pelepasan dari Matrix Metalloproteinase (MMP-1). MMP berperan dalam proses remodeling/ degradasi dari matriks ekstraselular yang menyebabkan terjadinya pecah selaput ketuban. MMP-1 akan mendegradasi jaringan kolagen tipe I, II dan III yang memainkan peranan penting dalam terjadinya KPD. Tujuan: mengetahui kadar CRP dan MMP-1 serum pada KPD hamil preterm dan kehamilan normal. Rancangan Penelitian: merupakan penelitian deskriptif analitik menggunakan pendekatan Cross sectional dengan uji klinis kadar serum CRP dan MMP-1 dengan metode ELISA. Penelitian dilakukan bulan November - Desember 2013 di bagian Obsgyn RSDM Surakarta dan Prodia Jakarta. Dari 40 subyek yang memenuhi syarat sampel (kriteria inklusi dan ekslusi) dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 20 subyek hamil dengan KPD preterm dan 20 subyek kehamilan normal sebagai kontrol selanjutnya dilakukan pemeriksaan kadar serum CRP dan MMP-1 yang kemudian diuji statistik menggunakan uji-t dan analisis regresi. Hasil: 40 subyek yang terdiri dari 20 pasien KPD hamil preterm dan 20 pasien hamil normal. Didapatkan data rerata kadar CRP serum pada KPD hamil preterm (13,17 ± 14,69 mg/L) dan kehamilan normal (4,21 ± 2,82 mg/L) dengan nilai p : 0,00 (p < 0.05). Rerata kadar MMP-1 serum pada KPD hamil preterm (7, 68 ± 1,63 ng/ml) dan kehamilan normal (6,23 ± 0,84 ng/ml) dengan nilai p : 0,00 (p < 0.05). Uji korelasi pearson pada peningkatan CRP dan MMP-1 didapatkan nilai p : 0,00 (p<0.05) dengan koefisien korelasi 0,841 menunjukkan bahwa terdapat hubungan korelasi positif dengan korelasi kuat antara peningkatan kadar CRP terhadap peningkatan kadar MMP-1. Kesimpulan: kadar serum CRP dan MMP-1 pada KPD hamil preterm lebih tinggi dibandingkan dengan kehamilan normal. Terdapat hubungan korelasi bahwa meningkatnya CRP juga mengakibatkan meningkatnya MMP-1 (84,1%), sehingga peningkatan kedua kadar tersebut mempengaruhi terjadinya KPD. Kata kunci : Ketuban Pecah Dini Preterm, CRP, MMP-1

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Magister Kedokteran Keluarga
    Depositing User: faisal dharma
    Date Deposited: 12 May 2015 07:13
    Last Modified: 12 May 2015 07:13
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/16448

    Actions (login required)

    View Item