Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Pegagan (Centella Asiatica L.Urban) Dalam Mencegah Kerusakan Histologis Ginjal Mencit (Mus Musculus) Yang Diinduksi Parasetamol Dosis Toksik

Sakti, Berlian Permata (2012) Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Pegagan (Centella Asiatica L.Urban) Dalam Mencegah Kerusakan Histologis Ginjal Mencit (Mus Musculus) Yang Diinduksi Parasetamol Dosis Toksik. PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL PEGAGAN (Centella asiatica L.Urban) TERHADAP KERUSAKAN HISTOLOGIS GINJAL MENCIT (Mus musculus) YANG DIINDUKSI PARASETAMOL DOSIS TOKSIK.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (114Kb) | Preview

    Abstract

    Berlian Permata Sakti, G00111053, 2014. Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Pegagan (Centella Asiatica L.Urban) Dalam Mencegah Kerusakan Histologis Ginjal Mencit (Mus Musculus) Yang Diinduksi Parasetamol Dosis Toksik. Skripsi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta Latar belakang. Pegagan (Centella asiatica L.Urban) merupakan tumbuhan yang cukup potensial untuk diteliti. Kandungan triterpenoid, minyak esensial, dan flavonoid dalam ekstrak merupakan kontributor utama dalam aktivitas antioksidan dalam ekstrak pegagan dan terbukti cukup signifikan mengurangi proses stres oksidatif yang dapat merusak sel ginjal. Penelitian kali ini bertujuan untuk menguji efek nefroproteksi ekstrak etanol pegagan (Centella asiatica L.Urban) terhadap sel ginjal mencit (Mus musculus) yang diinduksi parasetamol dosis toksik dan peningkatan dosis ekstrak dapat meningkatkan nefroproteksi . Metodologi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik. Sampel berupa 30 ekor mencit jantan dengan galur Swiss webster berusia 2-3 bulan dengan berat badan ± 20 gram. Sampel dibagi dalam 5 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 6 ekor. Kelompok kontrol (KK) tanpa perlakuan apapun, hanya pakan biasa dan mendapatkan akuades. Kelompok Induksi (KI) yang mendapatkan induksi kerusakan ginjal dengan parasetamol namun tidak mendapatkan perlakuan nefroprotektor apapun, hanya mendapatkan akuades. KP1, KP2, dan KP3 dengan perlakuan induksi kerusakan ginjal dengan parasetamol dan mendapatkan perlakuan renoprotektor ekstrak etanol pegagan dengan dosis 5 mg/20 g BB, 10 mg/20 g BB, dan 20 mg/20 g BB. Gambar histologi ginjal dinilai berdasarkan penjumlahan inti sel piknosis, karioreksis, dan kariolisis. Data dianalisis dengan menggunakan uji One-Way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Posrt Hoc Multiple Comparisons. Hasil. Uji One-Way ANOVA didapatkan nilai p sebesar 0.000 (p < 0.05). Hasil uji post hoc multiple comparisons menunjukkan perbedaan bermakna antara kelompok KK-KI, KK-KP1, KK-KP2, KK-KP3, KI-KP1, KI-KP2, KI-KP3, KP1-KP2, KP1-KP3, dan KP2-KP3. Simpulan. Ekstrak Etanol Pegagan (Centella Asiatica L. Urban) dapat mencegah kerusakan struktur histologis sel ginjal mencit yang diinduksi dengan parasetamol dosis toksik dan Peningkatan dosis ekstrak Etanol Pegagan (Centella Asiatica L. Urban) yaitu 5 mg/ 20 gram BB, 10 mg/20 gram BB, dan 20 mg/20 gram BB dapat meningkatkan efek nefroproteksi.

    Item Type: Article
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: rifqi imaduddin
    Date Deposited: 07 May 2015 17:13
    Last Modified: 07 May 2015 17:13
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/16409

    Actions (login required)

    View Item