EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION DAN RECIPROCAL TEACHING PADA MATERI BANGUN RUANG DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI SE-KABUPATEN WONOGIRI TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Mahendrawan, Ersam (2014) EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION DAN RECIPROCAL TEACHING PADA MATERI BANGUN RUANG DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI SE-KABUPATEN WONOGIRI TAHUN PELAJARAN 2013/2014. Masters thesis, universitas sebelas maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1016Kb) | Preview

    Abstract

    Ersam Mahendrawan. S851302028. 2014. Eksperimentasi Model Pembelajaran Problem Based Instruction dan Reciprocal Teaching pada Materi Bangun Ruang Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri Se-Kabupaten Wonogiri Tahun Pelajaran 2013/2014. Tesis. Pembimbing I: Drs. Budi Usodo, M.Pd., Pembimbing II: Dr. Riyadi, M.Si. Program Studi Pendidikan Matematika. Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret. Surakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) manakah yang mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik, siswa yang dikenai model pembelajaran Problem Based Instruction, Reciprocal Teaching atau konvensional, 2) manakah yang mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik, siswa yang memiliki gaya belajar visual, auditori, atau kinestetik, 3) pada masing-masing tipe gaya belajar, manakah yang mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik, siswa yang dikenai model pembelajaran Problem Based Instruction, Reciprocal Teaching atau konvensional, 4) pada masing-masing model pembelajaran, manakah yang mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik, siswa dengan gaya belajar visual, auditori, atau kinestetik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri se-Kabupaten Wonogiri tahun ajaran 2013/2014. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMPN 1 Slogohimo, SMPN 1 Jatipurno, SMPN 4 Jatisrono yang diambil secara stratified cluster random sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah instrumen tes prestasi belajar matematika, instrumen angket gaya belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji hipotesis menggunakan anava dua jalan dengan sel tak sama. Dari hasil analisis disimpulkan bahwa : 1) Prestasi belajar matematika siswa yang dikenai model pembelajaran Problem Based Instruction lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa yang dikenai model pembelajaran Reciprocal Teaching, prestasi belajar matematika siswa yang dikenai model pembelajaran konvensional sama dengan prestasi belajar matematika siswa yang dikenai model pembelajaran Reciprocal Teaching dan Problem Based Instruction, 2) Prestasi belajar matematika siswa dengan gaya belajar visual lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa dengan gaya belajar auditori dan kinestetik, dan prestasi belajar matematika siswa dengan gaya belajar auditori lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa dengan gaya belajar kinestetik, 3) Pada siswa dengan gaya belajar visual, model pembelajaran Reciprocal Teaching dan Problem Based Instruction menghasilkan prestasi belajar matematika yang sama, model pembelajaran Reciprocal Teaching dan konvensional menghasilkan prestasi belajar matematika yang sama, sedangkan model pembelajaran Problem Based Instruction menghasilkan prestasi belajar yang lebih baik daripada model pembelajaran konvensional; pada siswa dengan gaya belajar auditori, Problem Based Instruction menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada model pembelajaran Reciprocal Teaching, model pembelajaran konvensional menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada model pembelajaran Reciprocal Teaching, sedangkan model pembelajaran Problem Based Instruction menghasilkan prestasi belajar yang sama dengan model pembelajaran konvensional; pada siswa dengan gaya belajar kinestetik, model pembelajaran Problem Based Instruction, Reciprocal Teaching, dan konvensional menghasilkan prestasi belajar matematika yang sama, 4) Pada model pembelajaran Reciprocal Teaching, prestasi belajar matematika siswa dengan gaya belajar visual lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa dengan gaya belajar auditori, prestasi belajar matematika siswa dengan gaya belajar visual sama dengan prestasi belajar matematika siswa dengan gaya belajar kinestetik, dan prestasi belajar matematika siswa dengan gaya belajar auditori sama dengan prestasi belajar matematika siswa dengan gaya belajar kinestetik; pada model pembelajaran Problem Based Instruction, prestasi belajar matematika siswa dengan gaya belajar visual sama dengan prestasi belajar matematika siswa dengan gaya belajar auditori, prestasi belajar matematika siswa dengan gaya belajar visual lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa dengan gaya belajar kinestetik, dan prestasi belajar matematika siswa dengan gaya belajar auditori lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa dengan gaya belajar kinestetik; pada model pembelajaran konvensional, siswa dengan gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik mempunyai prestasi belajar matematika yang sama. Kata Kunci: Problem Based Instruction, Reciprocal Teaching, Konvensional, Gaya Belajar, Prestasi Belajar Matematika.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Matematika - S2
    Depositing User: faisal dharma
    Date Deposited: 07 May 2015 10:09
    Last Modified: 07 May 2015 10:09
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/16384

    Actions (login required)

    View Item