ARAHAN PENGEMBANGAN PERMUKIMAN DI DAS SAMIN HULU KECAMATAN TAWANGMANGU KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN 2013

JATMANINGTYAS, MARIZHA AYU (2013) ARAHAN PENGEMBANGAN PERMUKIMAN DI DAS SAMIN HULU KECAMATAN TAWANGMANGU KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN 2013. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF (Kesesuaian lahan untuk permukiman, Fungsi kawasan, Arahan pengembangan permukiman, Analytical Hierarchy Process (AHP)) - Published Version
Download (688Kb) | Preview

    Abstract

    Marizha Ayu Jatmaningtyas. DIRECTION OF SETTLEMENT DEVELOPMENT IN THE SAMIN UPSTREAM WATERSHED TAWANGMANGU DISTRICT KARANGANYAR REGENCY ON 2013. Thesis, Surakarta: Faculty of Teacher Training and Education, Sebelas Maret University. 2013 th July. The purposes of this research is to know: (1) spreading of settlement, (2) land suitability of settlement, (3) function of land and (4) direction of settlement development in the Samin Upstream Watersehed Tawangmangu Distric on 2013. This research uses descriptive qualitative method with spatial approach. The population of the study area are all land units in the Samin Upstream Watershed Tawangmangu District. The sample of the research was taken by using purposive sampling, the sample is selected based on the characteristics of sample member with a special traits that was believed by researcher will be representing population’s characters. Data collection techniques used in this study were documentation analysis, field observations, and laboratory analysis. Analytical techniques that was used in this research are: (1) spreading of settlement was analyzed using settlement map that have made using GIS, (2) land suitability of settlement was analyzed with parameter scoring that was combined by Analytical Herarchy Process (AHP) to determine the parameter’s weight, (3) area function of land was analyzed by scoring the land units map (4) direction of settlement development were arranged by map overlay and matching of land suitability of settlement map,land of area function map and spreading of settlement map. The results of the study showed that (1) the spreading of existing settlement is 613,36 Ha with spreading pattern which is linear with the main road; (2) land suitability of settlement is devided into three classes, those are high land suitability of settlement is 271,26 Ha; medium land suitability of settlement is 3.440,58 Ha, and low land suitability of settlement is 1.481,97 Ha; (3) Area function of land was devided into four classes, those are conservative area function of land is 1.504,67 Ha; infiltration function of land is 2.382, 48 Ha; area function of annual crops of land is 659,44 Ha; area function of seasonal crops of land and settlement is 647,23 Ha (4) Those are ten directions of settlement development in the Samin Upstream Watershed Tawangmangu District that generally directed to be developed as settlement, developed as settlement with permitted recommendation and relocation of settlements Marizha Ayu Jatmaningtyas. ARAHAN PENGEMBANGAN PERMUKIMAN DI DAS SAMIN HULU KECAMATAN TAWANGMANGU KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN 2013. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Juli 2013 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) sebaran kawasan permukiman, (2) kesesuaian lahan untuk permukiman, (3) fungsi kawasan lahan, dan (4) arahan pengembangan permukiman di DAS Samin Hulu Kecamatan Tawangmangu Tahun 2013. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan spasial. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh satuan lahan yang berjumlah 119 satuan lahan. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling yaitu teknik pengambilan sampel yang menekankan pada karakter anggota sampel yang karena pertimbangan mendalam diyakini oleh peneliti dapat mewakili karakter populasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah analisis dokumentasi, observasi lapangan, dan analisis laboratorium. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Sebaran permukiman eksisting dianalisis dengan peta sebaran permukiman yang disusun dengan SIG, (2) kesesuaian lahan untuk permukiman dianalisis dengan kombinasi metode skoring dan Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk penentuan bobot setiap parameter, (3) fungsi Kawasan dianalisis dengan skoring peta satuan lahan, (4) arahan pengembangan permukiman disusun dari overlay dan matching peta kesesuaian lahan untuk permukiman, fungsi kawasan dan sebaran permukiman eksisting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) luas kawasan permukiman eksisting adalah 613,36 Ha dengan pola penyebaran linear terhadap jalan utama, (2) kesesuaian lahan untuk permukiman terbagi ke dalam tiga kelas, yaitu kelas kesesuaian tinggi untuk permukiman dengan luas 271,26 Ha; kelas kesesuaian sedang dengan luas 3.440,58 Ha dan kelas kesesuaian rendah dengan luas 1.481,97 Ha (3) fungsi kawasan terbagi ke dalam empat kelompok yaitu fungsi kawasan lindung yang meliputi wilayah seluas 1.504,67 Ha; kawasan penyangga menempati wilayah seluas 2.382, 48 Ha; fungsi kawasan budidaya tanaman tahunan meliputi wilayah seluas 659,44 Ha; fungsi kawasan budidaya tanaman semusim dan permukiman meliputi wilayah seluas 647,23 Ha (4) di DAS Samin Hulu Kecamatan Tawangmangu telah disusun sepuluh arahan pengembangan yang secara garis besar menyarankan pengembangan permukiman, pengembangan permukiman bersyarat, dan relokasi permukiman.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GF Human ecology. Anthropogeography
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Depositing User: Vignasari Kokasih
    Date Deposited: 25 May 2014 00:29
    Last Modified: 25 May 2014 00:29
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/16280

    Actions (login required)

    View Item