EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA MATERI LUAS PERMUKAAN DAN VOLUME BANGUN RUANG SISI DATAR DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SEMESTER GENAP SMP NEGERI 2 MOJOLABAN TAHUN PELAJARAN 2010/2011

MUSTAPA, INDRA (2013) EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA MATERI LUAS PERMUKAAN DAN VOLUME BANGUN RUANG SISI DATAR DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SEMESTER GENAP SMP NEGERI 2 MOJOLABAN TAHUN PELAJARAN 2010/2011. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (552Kb) | Preview

    Abstract

    The objectives of research are (1) to find out whether or not the Think Pair Share type of cooperative learning model with contextual approach can provide better mathematic learning achievement than the conventional learning model, particularly in surface width and volume of flat side spatial structure material, (2) to find out whether there is or not the effect of the student learning activity o n the mathematic learning achievement particularly in surface width and volume of flat side spatial structure material, and (3) to find out which one, the Think Pair Share type of cooperative learning model with contextual approach or conventional learning method, providing the better mathematic learning achievement in surface width and volume of flat side spatial structure material viewed from the student’s mathematic learning activity. This study used a quasi-experimental method. The population of research is all VIII graders of SMP Negeri 2 Mojolaban in the school year of 2010/2012, consisting of 9 classes with 312 students. The sample used in this research consisted of 2 classes with 66 students. The sample was taken using cluster random sampling. The instrument trial was conducted in SMP Negeri I Mojolaban. Technique of collecting data used was documentation method for the data of mathematic subject UAS value for the VIII grade in the school year of 2010/2011. Meanwhile the questionnaire method was used for collecting data of student learning activity and test method was used for collecting data of student mathematic learning achievement in surface width and volume of flat side spatial structure material. Technique of analyzing data used was a two-way variance analysis with different cell. The prerequisite analysis for the normally distributed population used Liliefors test and for the homogenous population used Bartlett method. From this research, it could be concluded that: (1) the Think Pair Share type of cooperative learning model with contextual approach provided the better learning achievement than the conventional learning model did (Fa = 7.89 > 4.00 = Ftable at significance level of 5%), with the marginal mean of Think Pair Share type of cooperative learning model with contextual approach of 73.93 higher than that of conventional learning model of 68.04, (2) there was difference of learning achievement between the students with high, medium and low activities (F b = 17.28 > 3.15 = Ftable at significance level of 5%); the students with high, medium and low have the same learning achievement, (3) the Think Pair Share type of cooperative learning model with contextual approach always provided the better mathematic learning achievement than the conventional learning method did in every mathematic learning activity category (F ab = 1.20 > 3.15 = Ftable at significance level of 5%) Tujuan Penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui apakah model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dengan pendekatan kontekstual dapat menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional khususnya pada materi luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar. (2) Untuk mengetahui apakah ada pengaruh aktivitas belajar matematika siswa terhadap prestasi belajar matematika khususnya pada materi luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar. (3) Untuk mengetahui manakah diantara model pembelajaran yaitu model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dengan pendekatan kontekstual dan model pembelajaran konvensional yang menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik pada materi luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar jika ditinjau dari aktivitas belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Mojolaban tahun ajaran 2010/2011, yang terdiri dari 9 kelas dengan banyaknya siswa 312. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 2 kelas dengan banyaknya siswa kedua kelas tersebut adalah 66 siswa. Pengambilan sampel dilakukan secara cluster random sampling. Uji coba instrumen dilaksanakan di SMP Negeri 1 Mojolaban. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi yang berupa data nilai UAS mata pelajaran matematika kelas VIII tahun pelajaran 2010/2011. Metode angket untuk data aktivitas belajar siswa dan metode tes untuk data prestasi belajar matematika siswa pada materi luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Sebagai persyaratan analisis yaitu populasi berdistribusi normal menggunakan uji Lilliefors dan populasi mempunyai variansi yang sama (homogen) menggunakan metode Bartlett. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) Model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dengan pendekatan kontekstual menghasilkan prestasi belajar yang lebih baik dari pada model pembelajaran konvensional (Fa = 7.89 > 4.00 = Ftabel pada taraf signifikansi 5%). Dengan rerata marginal model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dengan pendekatan kontekstual sebesar 73.93 lebih besar dari pada rerata marginal model pembelajaran konvensional sebesar 68.04. (2) Terdapat perbedaan prestasi belajar antara siswa dengan aktivitas belajar tinggi, sedang maupun rendah (F b = 17.28 > 3.15 = Ftabel pada taraf signifikansi 5%). Siswa yang memiliki aktivitas belajar tinggi, sedang maupun rendah mempunyai prestasi belajar yang tidak sama. (3) Model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dengan pendekatan kontekstual selalu menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik dari pada model pembelajaran konvensional pada setiap kategori aktivitas belajar matematika (F ab = 1.20 < 3.15 = Ftabel pada taraf signifikansi 5%).

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > Q Science (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Depositing User: Vignasari Kokasih
    Date Deposited: 15 May 2014 00:05
    Last Modified: 15 May 2014 00:05
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/16252

    Actions (login required)

    View Item