KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA DAN NILAI PENDIDIKAN NOVEL RUMAH TANPA JENDELA KARYA ASMA NADIA

WASKITHO, SATRIYO JATI (2013) KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA DAN NILAI PENDIDIKAN NOVEL RUMAH TANPA JENDELA KARYA ASMA NADIA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF (novel, sosiologi sastra, nilai pendidikan) - Published Version
Download (743Kb) | Preview

    Abstract

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) data objektif teks novel Rumah Tanpa Jendela karya Asma Nadia; (2) latar belakang sosial teks novel Rumah Tanpa Jendela karya Asma Nadia; (3) nilai pendidikan yang terdapat dalam teks novel Rumah Tanpa Jendela karya Asma Nadia. Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif, dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Sumber data utama dalam penelitian ini adalah novel Rumah Tanpa Jendela karya Asma Nadia dan intbrman. Pengumpulan data dilakukan dengan analisis dokumen yang berupa novel, langkah-langkahnya: (1) membaca novel Rumah Tanpa Jendela secara berulang-ulang, (2) mencatat kutipan kalimat-kalimat yang menggambarkan objek yang dianalisis. Validitas data yang diperoleh melaltii triangulasi teori dan triangulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis jalinan atau mengalir {flow model of analysis) yang meliputi: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah: (1) data objektif teks novel Rumah Tanpa Jendela karya Asma Nadia; tema dari novel tersebut adalah kekuatan menghadapi tragedi kehidupan, alur yang digunakan ialah campuran (maju-rnundur), setting yang digunakan meliputi setting tempat (jalanan, rumah makan padang, sekolah singgah, pekuburan cina, rumah Rara, rumah Bu Alia, dan rumah Aldo), setting waktu (pagi, siang, sore, dan malam hari), dan setting sosial (masyarakat pinggiran kota Jakarta), sudut pandang yang digunakan pengarang adalalt orang ketiga, penokohan dalam novel menggunakan delapan belas tokoh (Aldo dan Rara sebagai tokoh utama, dan Raga, Ibu, Simbok, Bude Asih, Rafi, Yati, Akbar, Billy, Andini, Adam, Ayah Aldo, Ibu Aldo, Nenek, Alia, Deni, dan orang tua Alia sebagai tokoh pembantu), gaya bahasa yang digunakan adalah bahasa sehari-hari yang mudah dipahami pembaca, amanat yang ingin disampaikan adalah adalah kekuatan untuk menjalani hidup, saling berbagi terhadap sesama, mampu menerima keadaan dengan penuh kesabaran, keikhlasan, dan rasa syukur, (2) latar belakang sosial teks novel Rumah Tanpa Jendela karya Asma Nadia adalah keadaan sosial dan tingkal ekonomi masyarakat pinggiran kota Jakarta, (3) nilai pendidikan (nilai agama: berdoa dan mengaji, salat, bersyukur kepada Allah, melaksanakan kctentuan Allah; nilai sosial: berbagi dengan sesama, tolong-menolong, peduli lingkungan sekitar; nilai moral: tidak mudah menyerah, bekerja keras, ketulusan, berprasangka baik, menghargai orang lain, kesabaran, bertanggung jawab, rela berkorban, berpikir dewasa, tidak egois; dan nilai estetika terdapat pada penggimaan bahasa yang indah oleh pengarang; ditandai dengan ucapan tokoh-tokohnya dan cara mengungkapkan perasaan tokoh). Simpulan penelitian ini adalah data objektif teks novel Rumah Tanpa Jendela karya Asma Nadia berupa struktur cerila. Latar belakang sosial novel Rumah Tanpa Jendela karya Asma Nadia dapat ditinjau dengan pendekatan sosiologi sastra. Nilainilai pendidikan dalam novel Rumah Tanpa Jendela karya Asma Nadia sangat bagus jika dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari olehpcmbaca.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Z Bibliography. Library Science. Information Resources > Z004 Books. Writing. Paleography
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Depositing User: Vignasari Kokasih
    Date Deposited: 14 May 2014 23:55
    Last Modified: 14 May 2014 23:55
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/16250

    Actions (login required)

    View Item