EFEK PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KUMIS KUCING (Orthosiphon stamineus Benth) TERHADAP KERUSAKAN HISTOLOGIS HEPAR MENCIT (Mus musculus) AKIBAT PAPARAN MINYAK KELAPA SAWIT PEMANASAN BERULANG

Annisah, Fitroh (2013) EFEK PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KUMIS KUCING (Orthosiphon stamineus Benth) TERHADAP KERUSAKAN HISTOLOGIS HEPAR MENCIT (Mus musculus) AKIBAT PAPARAN MINYAK KELAPA SAWIT PEMANASAN BERULANG. Other thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (292Kb) | Preview

    Abstract

    Latar Belakang: Daun kumis kucing (Orthosiphon stamineus Benth) mengandung polifenol, terpenoid, asam oleanolat, dan sterol yang mampu melindungi hepar dari radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian ekstrak daun kumis kucing (Orthosiphon stamineus Benth) terhadap kerusakan hepar mencit (Mus musculus) akibat paparan minyak kelapa sawit pemanasan berulang. Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorik dengan the post test only controlled group design. Mencit jantan galur Swiss Webster berumur 2-3 bulan dengan berat badan ± 25 g diambil secara incidental sampling sebanyak 25 ekor dan dibagi dalam 5 kelompok secara random. Kelompok Kontrol negatif (KKn) diberi aquades, sedangkan Kelompok Kontrol positif (KKp) dan Kelompok Perlakuan 1-3 (KP1-3) diberi minyak kelapa sawit pemanasan berulang selama 14 hari. Akan tetapi, KP1-3 juga diberi ekstrak daun kumis kucing dengan dosis bertingkat, yaitu 3.5 mg, 7 mg, dan 14 mg selama 14 hari. Pada hari ke-15, mencit dikorbankan dan hepar mencit dibuat preparat dengan metode blok parafin dan pengecatan HE. Gambaran histologis hepar dinilai berdasarkan penjumlahan inti sel piknosis, karioreksis, dan kariolisis. Data dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA (α = 0,05) dan uji Post Hoc Multiple Comparisons (LSD) (α = 0,05). Hasil Penelitian: Hasil uji One-Way ANOVA menunjukkan perbedaan yang signifikan di antara kelima kelompok penelitian p = 0.000 (p < 0.05). Hasil uji LSD menunjukkan perbedaan yang bermakna antara KKn-KKp, KKn-KP1, KKn- KP2, KKn-KP3, KKp-KP1, KKp-KP2, KKp-KP3, (p < 0.005) dan perbedaan yang tidak bermakna antara KP1-KP2, KP1-KP3, dan KP2-KP3 (p > 0.005). Simpulan Penelitian: Pemberian ekstrak daun kumis kucing (Orthosiphon stamineus Benth) dapat mengurangi kerusakan hepar mencit (Mus musculus) akibat paparan minyak kelapa sawit pemanasan berulang.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Depositing User: Anis Fagustina
    Date Deposited: 11 May 2014 03:16
    Last Modified: 11 May 2014 03:16
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/16159

    Actions (login required)

    View Item