PROSES PENGOLAHAN BERITA CITIZEN JOURNALISM PADA PROGRAM WIDE SHOT METRO TV

WINAWAN, BUDI (2013) PROSES PENGOLAHAN BERITA CITIZEN JOURNALISM PADA PROGRAM WIDE SHOT METRO TV. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (556Kb) | Preview

    Abstract

    Metro TV was the first 24 hours news television in Indonesia that began to air on November 25th, 2000. The various existing news program packed varied but still informative so the audience not only take a lot of useful information but also not being bored with monotonous news packaging. For that reason, the author decided to doing the Work of College Media in there. The author placed in Wide Shot program and mostly working on news of citizen journalism, a segment that become identity of this program. Citizen journalism is a new phenomenon in broadcasting world which common citizen not only involved as an audience, but also can be participated as a news seeker or reporter of news all around them. Through Wide Shot, the audiences allowed to send their results of coverage video that has current affair or news feature format. While working on Wide Shot, the author assigned to processing news of citizen journalism. That process including data verification, making script and video editing. Data verification did by called the video sender, and then the script made based on data that already obtained. Video editing has been made in order to Wide Shot’s audiences can take the information that has been delivered very well, because sometimes video that has been sent by citizen journalist still not have a good standard (like too long duration, unworthy picture that uncensored, etc) and for composing dubbing with the video. Metro TV adalah televisi berita 24 jam pertama di Indonesia yang mulai mengudara pada tangggal 25 November 2000. Berbagai program berita yang ada dikemas secara variatif namun tetap informatif agar pemirsa tidak hanya mendapatkan banyak informasi yang bermanfaat, tetapi juga tidak mengalami kejenuhan dengan kemasan berita yang monoton. Untuk itulah penulis memutuskan untuk melaksanakan Kuliah Kerja Media di sana. Penulis di tempatkan di program Wide Shot dan lebih banyak bekerja menangani berita berita citizen journalism atau jurnalisme warga, sebuah segmen yang menjadi ciri khas program ini. citizen journalism adalah sebuah fenomena yang terbilang baru di dunia penyiaran, dimana warga biasa tidak hanya terlibat sebagai penonton, tetapi juga bisa berpartisipasi sebagai pencari atau pelapor berita yang ada di sekitarnya. Melalui program Wide Shot, penonton diperkenankan untuk mengirimkan video hasil liputannya yang berupa peristiwa atau news feature untuk kemudian ditayangkan. Selama magang, penulis ditugaskan untuk melakukan pengolahan berita citizen journalism. Pengolahan itu meliputi verifikasi data, membuat naskah dan editing video. Verifikasi data dilakukan dengan menghubungi pengirim video melalui telepon, kemudian naskah dibuat berdasarkan data yang sudah diperoleh. Pengeditan video dilakukan agar pemirsa Wide Shot dapat menangkap informasi yang disampaikan dengan lebih baik, karena kerap kali video yang dikirim oleh citizen journalist (jurnalis warga) masih kurang memenuhi standar (seperti durasi yang terlalu panjang, gambar kurang layak yang tidak disensor, dsb) serta untuk menyusun hasil dubbing dengan video.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Depositing User: Prima Adi Pradana
    Date Deposited: 10 May 2014 19:45
    Last Modified: 10 May 2014 19:45
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/16030

    Actions (login required)

    View Item