MENONTON SINETRON REMAJA DAN REALITAS SOSIAL SUBYEKTIF (Studi Korelasi Menonton Sinetron Remaja Putih Abu-Abu yang ditayangkan di SCTV terhadap Pembentukan Realitas Subyektif Gaya Hidup Remaja di SMA Negeri 7 Surakarta)

Astuti, Astri Yulia (2013) MENONTON SINETRON REMAJA DAN REALITAS SOSIAL SUBYEKTIF (Studi Korelasi Menonton Sinetron Remaja Putih Abu-Abu yang ditayangkan di SCTV terhadap Pembentukan Realitas Subyektif Gaya Hidup Remaja di SMA Negeri 7 Surakarta). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF (watching the adolescent drama, subjective reality) - Published Version
Download (617Kb) | Preview

    Abstract

    This research is motivated by the phenomenon of adolescent lifestyles which are increasing freely in social life. In isn’t relieved from media exposure, especially in rising of the teen drama depicting the life of high school teenagers. Almost, every teen drama has the love theme combined with the glamour city teens. But, consciously or not, the teens who watched the drama at least heve the desire to imitate the style of friendship, even a lifestyle or fashion which is packed in story of the drama. Departing from the background, the writer wants to know whether there is a significant relationship between watching the adolescent drama Putih Abu-Abu that is aired in SCTV with the formation of subjective reality of teenage lifestyle. In this case, watching the adolescent drama Putih Abu-Abu that is aired in SCTV as the independent variable (X1). Social Environment the independent variable (X2), an the formation of reality in the teenage lifestyle become dependent variable (Y). This study belong to the type of survey research because in this study, the samples are taken from a population using questionnaire as a main data collection tool. The population in this study is the students at SMA Negeri 7 Surakarta, XI IPS 3 class, XI IPS 4 class, and XI IPS 5 class, amounting to 90 students. Of the 90 students that are really watching the adolescent drama are 40 students. And by using the method of census sampling, then all population actually watch the edolscent drama Putih Abu-Abu are 40 respondent. Of the 40 respondents is evident that the formation of subjective social reality in teenage lifestyle heve a high category until 65%. Data are analyzed using SPSS calculation (Statistical Product and Service Solution). To analyze the relationship between the three variables using correlation formula of Bivariate Spearmans’s Rank. With a significance level 0,01 or confidence level of 90%. From the analysis the calculations result in Chapter III, it can be concluded thet the hipothesis which is made by the writer is correct. There is a significant relationship between watching the adolescent drama Putih Abu-Abu with the formation of subjective reality of teenage lifestyle in SMA Negeri 7 Surakarta. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena gaya hidup remaja yang semakin bebas dalam pergaulannya. Hal ini tidak terlepas dari terpaan media terutama maraknya sinetron remaja yang menggambarkan kehidupan remaja SMA. Hampir setiap sinetron remaja bertemakan cinta digabung dengan keglamoran remaja kota. Namun sadar ataupun tidak para remaja yang menyaksikan sinetron tersebut sedikitnya punya keinginan untuk meniru gaya berteman, bahkan sampai gaya hidup atau fashion yang terkemas dalam cerita sinetron tersebut tersebut. Berangkat dari latarbelakang tersebut penulis ingin mengetahui apakah ada hubungan yang signifikan antara menonton Sinetron Remaja Putih Abu-Abu yang ditanyangkan SCTV terhadap pembentukan realitas subyektif gaya hidup remaja. Dalam hal ini Menonton Sinetron Remaja Putih Abu-Abu yang ditayangkan di SCTV sebagai variabel Independen (X1), Lingkungan Sosial sebagai variabel Independen (X2), sedangkan Pembentukan Realitas Gaya Hidup Remaja sebagai variabel Dependen (Y) Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian survey dikarenakan dalam penelitian ini sampel diambil dari suatu populasi dengan menggunakan kuisioner sebagai alat pengumpulan data pokok. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 7 Surakarta kelas XI IPS 3, XI IPS 4, dan XI IPS 5 yang berjumlah 90 siswa. Dari 90 siswa tersebut yang benar-benar menonton sinetron Remaja Putih Abu-Abu sebanyak 40 siswa. Dan dengan menggunakan metode sampling sensus maka semua populasi yang benar-benar menonton sinetron Remaja Putih Abu-Abu sebanyak 40 responden. Dari 40 responden ini terbukti bahwa pembentukan realitas sosial subyektif gaya hidup remaja mempunyai kategori tinggi sebesar 65%. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan penghitungan program SPSS (Statistical Product and Service Solution). Untuk menganalisis hubungan tiga variabel menggunakan rumus korelasi Bivariate Spearman’s Rank. Dengan taraf kepercayaan atau tingkat signifikansi 0,01 atau taraf kepercayaan 90%. Dari hasil perhitungan analisis di Bab III, dapat diambil kesimpulan bahwa hipotesis yang dibuat penulis adalah benar. Ada hubungan yang signifikan antara Menonton Sinetron Remaja Putih Abu-Abu terhadap Pembentukan Realitas Subyektif Gaya Hidup Remaja di SMA Negeri 7 Surakarta.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
    Depositing User: Vignasari Kokasih
    Date Deposited: 10 May 2014 18:26
    Last Modified: 10 May 2014 18:26
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15933

    Actions (login required)

    View Item