ANALISIS PEMETAAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI ABON SAPI DI KOTA SURAKARTA

Perdana, Khoirunnisa’Anditia Putra (2013) ANALISIS PEMETAAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI ABON SAPI DI KOTA SURAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (318Kb) | Preview

    Abstract

    Sektor pertanian di Indonesia dapat ditindak lanjuti melalui sektor agroindustri sebagai salah satu pendekatan pembangunan bagi negara Indonesia yang berbasis agraris. Agroindustri adalah industri yang mengolah hasil pertanian sebagai bahan baku atau produk akhir. Agroindustri mampu meningkatkan pendapatan pelaku agroindustri mampu menyerap tenaga kerja, mampu memperoleh devisa melalui peningkatan ekspor dan mampu memunculkan industri baru. Beberapa keunggulan inilah maka agroindustri dapat digunakan sebagai salah satu pendekatan pembangunan bagi negara berbasis agraris. Salah satunya melalui pengembangan agroindustri pengolahan hasil ternak diharapkan mampu memenuhi kebutuhan protein masyarakat yang semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peta agroindustri abon sapi. Mengetahui posisi agroindustri abon sapi, merumuskan strategi pengembangan, serta mengidentifikasi peta rantai nilai agroindustri abon sapi di Kota Surakarta. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif. Metode penentuan lokasi Penelitian ini dilakukan secara purposive (sengaja) yaitu di 5 kecamatan di Kota Surakarta dan 6 agroindustri abon sapi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mewancarai responden, observasi, dan pecatatan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Perbandingan Eksponensial (MPE), Metode Borda, Matriks SWOT, dan analisis Value Chain Map (Peta Rantai Nilai). Hasil penelitian menunjukkan bahwa agroindustri abon sapi terdapat di 3 kecamatan dari 5 kecamatan yang ada di Kota Surakarta, antara lain : Kecamatan Serengan, Kecamatan Pasar Kliwon, Kecamatan Jebres. Melalui Metode Perbandingan Eksponensial (MPE), agroindustri abon sapi menempati posisi pertama di Kecamatan Jebres, serta menempati peringkat keempat di Kecamatan Serengan dan Kecamatan Pasar Kliwon. Melalui Metode Borda, agroindustri abon sapi menempati peringkat kedua ditingkat Kota Surakarta. Strategi pengembangan untuk agroindustri abon sapi antara lain memperluas area pemasaran dan mendekatkan diri dengan konsumen, peningkatan mutu produk abon sapi, optimalisasi peran Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Dinas Pertanian untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengusaha abon sapi, meningkatkan akses permodalan bagi pengusaha abon sapi, menjalin kemitraan dengan stakeholder abon sapi, pengembangan wilayah sentra abon sapi di Kota Surakarta, meningkatkan adopsi teknologi pengolahan daging sapi, meningkatkan kualitas pengusaha agroindustri abon sapi kegiatan pembinaan memaksimalkan produksi daya saing abon sapi. Peta Rantai Nilai terdiri dari tiga pelaku yang pertama yaitu pemasok sebagai pemasok daging sapi (peternak sapi). Peta Rantai Nilai agroindustri abon sapi terdiri dari tiga pelaku yang pertama yaitu pemasok sebagai pemasok daging sapi (peternak sapi), kemudian pengolah sebagai produsen yang mengolah daging sapi menjadi abon sapi, serta pemasar sebagai pedagang/agen abon sapi. The agricultural sector in Indonesia can be transmitted through agroindustries sector as one approach to development for the Indonesia-based agrarian. Agro-industries are industries that process agricultural output as raw material or end product. Agro-industries are able to increase the income of the offender agroindustries able to absorb labor, are able to obtain foreign exchange through increased exports and were able to bring up new industries. Some advantages of this agro-industries can be used as one of the development approach for an agricultural-based country. One of them is through the development of agroindustries processing results of livestock is expected to meet the needs of a growing community of protein. This research aims to know the map of agro-industries abon sapi. Knowing the position of agro-industries abon sapi, formulate development strategies, as well as identify the map value chain of agro-industries abon sapi in Surakarta. The basic methods used in the study is a descriptive method. Method of determining the location of the research done on a purposive (intentionally) in 5 districts in Surakarta with interviews respondents, observation, and recording as data collection techniques. Methods of data analysis used in this study is a Comparison of exponential Method (MPE), a method of SWOT Matrix, Borda, and Value Chain analysis of the Map (a map of the value chain). The result showed that agro-industry abon sapi there were three subdistrict than 5 sub-districts in the Surakarta District, among other: Serengan subdistrict, Pasar kliwon sub-district, Jebres sub-district. Through a method of comparison exponential (MPE), agro-industry abon sapi occupy the position of first in sub-district Jebres, and ranks fourth in sub-district Serengan and subdistrict Pasar kliwon. Through a method of borda, agro-industry abon sapi ranks second at Surakarta. Development strategy to agro-industry abon sapi between to expand the marketing and closer to the consumers abon sapi, improving the quality of the product optimization the role of industry and dept of agriculture to increase knowledge and skill businessman abon sapi, improve access to capital for entrepreneurs abon sapi, partnering with stakeholders abon sapi, abon sapi centers area development in the Surakarta District, increase adoption of the technology of processing beef, Improve the quality of training activities agro-industry businessmen abon sapi maximize competitiveness abon sapi production. Map of abon sapi of industrial agriculture value chain consists of three actors first suppliers as suppliers of beef (cattle farmers), then the processor as a manufacturer of processing abon sapi into bulls, as well as marketers as a trader/dealer abon sapi.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Depositing User: Miftahful Purnanda
    Date Deposited: 10 May 2014 18:12
    Last Modified: 10 May 2014 18:12
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15908

    Actions (login required)

    View Item