KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEBELUM DAN SESUDAH DIBERLAKUKANNYA UNDANG-UNDANG PERPAJAKAN NO. 36 TAHUN 2008 (Perusahaan Manufaktur yang Tercatat Di Bursa Efek Indonesia periode 2006-2011)

Dewi, Eryza Winta Nur Pramudya (2013) KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEBELUM DAN SESUDAH DIBERLAKUKANNYA UNDANG-UNDANG PERPAJAKAN NO. 36 TAHUN 2008 (Perusahaan Manufaktur yang Tercatat Di Bursa Efek Indonesia periode 2006-2011). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (351Kb) | Preview

    Abstract

    Financial performance is the determination of certain sizes that can measure the success of a company in generating profits. Efficient performance of companies, can be seen from the increase of profits from the company, which will have a positive impact on government revenue from taxation sector. The purpose of this study was to obtain empirical evidence on the different of financial performance of companies listed on the Indonesia Stock Exchange before and after the implementation of Tax Reform 2008. The population of this study is a manufacturing company since 2006-2011 totaling 160 companies, after the method of purposive sampling in order to obtain appropriate samples for the purpose of research there are 44 companies in accordance with the criteria established for the sample. Results of this study demonstrate that there are significant differences between the average financial ratios of the company before and after the change in tax rates. Tax reform is acceptable only for GPM variable, OPM, ROA, and ROE, , while the CR, LR, TATO, and DE of the manufacturing companies in the period before and after the implementation of the tax rate is nothing a significant difference. Keywords: Financial Performance, Tax Reform, Financial Ratios Kinerja keuangan merupakan penentuan ukuran-ukuran tertentu yang dapat mengukur keberhasilan suatu perusahaan dalam menghasilkan laba. Kinerja perusahaan yang efisien, salah satunya dapat dilihat dari peningkatan laba yang diperoleh perusahaan, sehingga pada akhirnya akan membawa dampak yang positif terhadap penerimaan pemerintah dari sektor perpajakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris tentang perbedaan kinerja keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebelum dan sesudah diberlakukannya Undang-undang Perpajakan No. 36 Tahun 2008. Populasi penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sejak tahun 2006- 2011 yang berjumlah 160 perusahaan, setelah dilakukan metode purposive sampling dengan tujuan untuk mendapatkan sampel yang sesuai dengan tujuan penelitian terdapat 44 perusahaan yang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan untuk sampel. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara rata – rata rasio keuangan perusahaan sebelum dan sesudah perubahan tarif pajak. Reformasi pajak dapat diterima hanya untuk variabel GPM OPM, ROI, dan ROE, sedangkan CR, LR, TATO, dan DE perusahaan manufaktur pada periode sebelum dan sesudah diberlakukannya tarif pajak tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Kata kunci : Kinerja Keuangan, Reformasi Perpajakan, Rasio Keuangan

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HF Commerce
    Divisions: Fakultas Ekonomi > Akuntansi
    Depositing User: Nur Anisah
    Date Deposited: 10 May 2014 18:10
    Last Modified: 10 May 2014 18:10
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15906

    Actions (login required)

    View Item