MBAH MARIDJAN, SOSOK FENOMENAL (Studi Kearifan Lokal Budaya Jawa di Lereng Gunung Merapi)

ARDHIYANTO, RISANG (2013) MBAH MARIDJAN, SOSOK FENOMENAL (Studi Kearifan Lokal Budaya Jawa di Lereng Gunung Merapi). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (737Kb) | Preview

    Abstract

    Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan : (1) Kehidupan sosial budaya masyarakat lereng Merapi, (2) Kondisi sosial budaya berpengaruh terhadap pribadi Mbah Maridjan, (3) Pandangan masyarakat terhadap sosok Mbah Maridjan, (4) Kearifan lokal masyarakat lereng Merapi dapat tetap mempertahankan budaya dalam usaha bertahan hidup. Bentuk penelitian ini deskriptif kualitatif, yaitu suatu cara dalam meneliti suatu peristiwa pada masa sekarang dengan menghasilkan data-data deskriptif yang berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang tertentu atau perilaku yang dapat diamati dengan menggunakan langkah-langkah tertentu. Sampel yang digunakan bersifat snowball sampling. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumen. Dalam penelitian ini, untuk mencari validitas data digunakan dua teknik trianggulasi yaitu trianggulasi data dan trianggulasi metode. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif, yaitu proses analisis data yang meliputireduksi data, penyajian data, verifikasi yang berlangsung secara siklus. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diambil kesimpulan : (1) Kehidupan sosial budaya yang meliputi gotong-royong, sistem kekerabatan, adat-istiadat serta mata pencaharian sudah menjadi aktivitas sehari-hari yang dilakukan warga di lereng Merapi. Tradisi masih dijaga warga masyarakat lereng Merapi sampai sekarang ini, seperti kenduri, selamatan dan upacara labuhan yang setiap setahun sekali rutin diadakan oleh Kraton Yogyakarta dan warga lereng Merapi. (2). Mbah Maridjan lebih banyak melihat fenomena menggunakan naluri merujuk pada kebiasaan niteni. Keyakinannya tentang ancaman bahaya letusan Gunung Merapi yang hampir tidak pernah merambah Dukuh Kinahrejo memberikan pelajaran niteni bahwa lingkungan alam di sisi selatan Gunung Merapi masih merupakan benteng pertahanan bagi warganya. (3). Mbah Maridjan sebagai juru kunci Gunung Merapi di mata masyarakat lereng Gunung Merapi merupakan sosok yang bersahaja, berpenampilan sederhana, selalu merendahkan diri meminta maaf kepada setiap orang yang ditemuinya. Beliau juga sosok yang religius, tidak klenik, melainkan muslim yang taat. Jika waktu shalat tiba langsung bergegas ke masjid di samping rumah. Selain itu jika pagi dan sore mencari rumput untuk sapi ternaknya. (4). Warga di lereng Merapi sudah akrab bergaul dengan alam Merapi yang melindungi dirinya. Hal yang paling penting dalam hubungan penduduk lereng Merapi dengan lingkungannya adalah sarana keseimbangan. Penduduk lereng Merapi diajarkan bukan untuk menguasai alam, tetapi bagaimana menyesuaikan dirinya dengan kehidupan alam yang serba gaib dan menitik beratkan bagaimana menjaga keselarasan atau harmoni dengan Merapi. Upaya untuk dapat bertahan hidup dengan lingkungan alam Merapi, diantaranya dengan kegiatan kebudayaan seperti bersih desa, kesenian, serta berbagai upacara selamatan The aims of the research are to discribing: (1) The social-cultural life of the community on the slope of Merapi, (2) Social-culture conditition affeced Mbah Maridjan personality, (3) Community opionions towards Mbah Maridjan, (4) Local wisdom of the community at the slope of Merapi keep retaining the culture in the effort to survive. The research’s form is descriptive qualitative, which is a way in researching an event on the present by producing descriptive data in the form of words written or spoken of certain people or behaviors that can be observed by using certain procedure. The sample that used is snowball sampling. Data collected by interview, observation, and documents. In this research, to find the validity of data used two techniques of triangulation, the triangulation of method and data triangulation. The data analysis technique used is an interactive analysis oft he data analysis process that includes three components of data reduction, data presentation, verification or conclusion, which processed in a cycle. Based on this research method it can be concluded as: (1) The socialcultural life include mutual funds, relative system, tradition and living-support are the daily activities that community at the slope of Merapi do. The tradition kept by the community of the slope of Merapi until now like Kenduri, Selamatan and Labuhan ceremony being held by Kraton Yogyakarta and the community of the slope of Merapi annually. (2). Mbah Maridjan used more instinct to makes a reference based on memory. The belief about the danger of Merapi eruption which never reaches Dukuh Kinahrejo gives the lesson of memory that the nature at the south side of Merapi is a defense rampart for the citizen. (3). Mbah Maridjan as key guide of Merapi Mountain in the opinions of community of the slope of Merapi was a simple figure, unpretentious appearance, always humble and apologize to every person he met. He a religious figure, no klenik, and rather loyal Muslim also. He will directly went to the mosque when the shalat time was come. In the morning and evening he searched for grasses to feed his cows. (4). Citizens in the slope of Merapi already familiar with the nature of Merapi that protects them. The most important thing in the connection between the citizens and the nature of Merapi is balance. The citizens of the slope of Merapi are taught not to overpower the nature, but to adapt themselves with the nature life which all supernatural and prioritize at how to keep consistency and harmony with Merapi. The effort to survive with the nature of Merapi including cultural activity such as cleaning the village, art event, and many selamatan ceremony.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: D History General and Old World > D History (General)
    H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sejarah
    Depositing User: Miftahful Purnanda
    Date Deposited: 10 May 2014 17:24
    Last Modified: 10 May 2014 17:24
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15832

    Actions (login required)

    View Item