PENGARUH OBAT ANTIEPILEPSI TERHADAP USIA TULANG PADA ANAK PENDERITA EPILEPSI

DAMAYANTI, RENITHA (2013) PENGARUH OBAT ANTIEPILEPSI TERHADAP USIA TULANG PADA ANAK PENDERITA EPILEPSI. Masters thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (239Kb) | Preview

    Abstract

    Epilepsi merupakan suatu gangguan kronik yang tidak hanya ditandai oleh berulangnya kejang, juga berbagai implikasi psikososial yang akan mempengaruhi kesehatan seorang anak. Obat antiepilepsi diberikan dalam jangka waktu yang panjang sehingga memerlukan pertimbangan yang bijaksana. Usia tulang adalah tingkat kematangan tulang yang menggambarkan kondisi tulang anak yang dinil ai melalui pemeriksaan radiologis tulang tangan kiri anak dan membandingkannya dengan usia kronologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian obat antiepilepsi terhadap usia tulang anak penderita epilepsi. Desain penelitian ini adalah studi potong lintang. Sampel penelitian adalah pasien epilepsi anak yang datang ke poliklinik neurologi anak RSUD. Dr. Moewardi. Variabel tergantung adalah usia tulang dan variabel bebas adalah usia, jenis kelamin dan obat antiepilepsi. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Dari seluruh pasien epilepsi yang datang ke poliklinik neurologi anak dan memenuhi kriteria inklusi serta eksklusi, didapatkan 33 anak yang terdiri dari 57.6% laki-laki dan 42.4% perempuan. Rerata (SD) usia adalah 8.70 (±0.98) tahun. Dari seluruh pasien tersebut, 15 (45%) anak mendapat terapi obat antiepilepsi selama ≤ 6 bulan dan 18 (54%) anak mendapat terapi > 6 bulan. Jangka waktu pemberian obat antiepilepsi mempunyai pengaruh terhadap usia tulang anak penderita epilepsi (p<0.001). Kesimpulan: Pemberian obat antiepilepsi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap usia tulang anak penderita epilepsi yang dapat menjadi pertimbangan tersendiri sebelum memulai pemberian obat antiepilepsi. Kata kunci: Obat antiepilepsi, usia tulang, anak. Epilepsy is a chronic disorder characterized by repeated seizure with its psychosocial impact, which may develop into major problem in the future child health. Antiepileptic drugs given in long-term period so that it will require thoughtful consideration. As it affects the bone, including bone age. Bone age is a maturity level which describes the condition of bone in children determined with radiological assessment of the left wrist bone growth, and compared with chronological age.The aim of the study is to analyze the relationship between anti-epileptic drug administration in children with their bone age.This is a descriptive, analytic observational study with cross-sectional design in epileptic patients in Pediatric Neurology Outpatient Clinic Dr. Moewardi Hospital. Dependent variable is bone age. Independent variables are age, gender, using antiepileptic drugs. Data analysis was performed by chi-square test. From all of the epileptic patients in our outpatient clinic met the inclution criteria, 33 children were enrolled, consist of 57.6% boys and 42.4% girls. The mean age was 8.70 (±0.98) years old. From those patients, 15 (45%) patients had received antiepileptic drugs for ≤ 6 months and 18 (54%) patients had it for > 6 months. There was a correlation between antiepileptic drugs and epileptic children’s bone age with p < 0.001. Conclusion: There is a significant correlation between the duration of antiepileptic drugs administration in epileptic children with their bone age which then become the important consideration before starting the medication. Keywords: Antiepileptic drugs, bone age, children.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Magister Kedokteran Keluarga
    Depositing User: Miranda Nur Q. A.
    Date Deposited: 10 May 2014 15:35
    Last Modified: 10 May 2014 15:35
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15779

    Actions (login required)

    View Item