PERBANDINGAN BAHAN PENGIKAT AMILUM BIJI DURIAN (Durio zibethinus Murr) DAN Na-CMC TERHADAP SIFAT FISIK, KIMIA DAN UJI HEDONIK SEDIAAN PASTA GIGI

MULYANI, TRI (2013) PERBANDINGAN BAHAN PENGIKAT AMILUM BIJI DURIAN (Durio zibethinus Murr) DAN Na-CMC TERHADAP SIFAT FISIK, KIMIA DAN UJI HEDONIK SEDIAAN PASTA GIGI. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF (Toothpaste, amylum durian seeds and Na-CMC) - Published Version
Download (569Kb) | Preview

    Abstract

    Indonesia is rich source of producing amylum plants, unfortunately utilization as a excipient in the field of pharmaceutical is still lacking. Amylum has the potential to be developed as an excipient in pharmaceutical industry one of which is amylum durian seeds. But during this durian seed is still regarded as waste by some people, but durian seeds contains amylum consisting of amylose and amplopektin who can be used as a a binder of pharmaceutical preparations. The research was conducted to evaluated the effect of adding amylum durian seeds physical quality toothpaste by comparing with Na CMC as a binder paste. Manufactured of toothpaste with two formula using the binder as a amylum durian seeds (FI) and Na-CMC (FII). Both tested formula that includes organoleptic testing (physical), homogeneity (physical), pH (chemistry), viscosity (physical), stickiness (physical), dispersive power (physical ) and hedonic test. Results of data obtained was analyzed using a theoretical approach and use Kolmogorov-Smirnov test statistic was continued independent t test with a level of 95% and use a one-way ANOVA test. The results showed that the preparation of toothpaste has met the standard parameters. The used of amylum durian seeds and Na-CMC as the binder is no different significantly on pH but differentiated significantly on viscosity, stickiness and dispersive power the pasta. Hedonic test results showed the formula II is preferred in terms of color appearance and consistency. Indonesia kaya akan sumber tanaman penghasil amilum, sayangnya pemanfaatan sebagai eksipien dibidang farmasi masih sangat kurang. Amilum yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai eksipien dalam industri farmasi salah satunya adalah amilum biji durian. Tetapi selama ini biji durian masih dianggap sebagai limbah oleh sebagian masyarakat, padahal biji durian mengandung amilum yang terdiri dari amilosa dan amplopektin yang dapat digunakan sebagai bahan pengikat sediaan farmasetik. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan amilum biji durian terhadap kualitas fisik pasta gigi dengan membandingkan dengan Na CMC sebagai bahan pengikat pasta. Pembuatan pasta gigi dengan dua formula menggunakan bahan pengikat yaitu Amilum biji Durian (FI) dan Na-CMC (FII). Kedua formula dilakukan pengujian yang meliputi pengujian organoleptis (fisik), homogenitas (fisik), pH (kimia), viskositas (fisik), daya sebar (fisik), daya lekat (fisik) dan uji hedonik. Hasil data yang diperoleh dianalisis menggunakan pendekatan teoritis dan menggunakan statistik uji Kolmogorov-Smirnov dilanjutkan uji t independent dengan taraf kepercayaan 95% dan mengunakan uji one way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan pasta gigi telah memenuhi parameter standar . Penggunaan amilum biji durian dan Na-CMC sebagai bahan pengikat tidak berbeda signifikan terhadap pH namun berbeda signifikan terhadap viskositas, daya lekat dan daya sebar pasta gigi. Hasil uji hedonik menunjukkan formula II lebih disukai dari segi tampilan warna dan kekentalan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > QD Chemistry
    Q Science > QK Botany
    Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > D3 - Farmasi
    Depositing User: Vignasari Kokasih
    Date Deposited: 10 May 2014 05:55
    Last Modified: 10 May 2014 05:55
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15709

    Actions (login required)

    View Item