KARYOTIPE KAYU KUNING (ARCHANGELISIA FLAVA) ASAL TAMAN NASIONAL MERU BETIRI JAWA TIMUR

Defyana, Primasari (2013) KARYOTIPE KAYU KUNING (ARCHANGELISIA FLAVA) ASAL TAMAN NASIONAL MERU BETIRI JAWA TIMUR. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (471Kb) | Preview

    Abstract

    Meru Betiri National Park is located in the southern part of East Java with an altitude of 900-1223 meters above sea level and the average rainfall is 2,300 mm / year. One of the resources that have potential medicinal plants cultivated optimally the kayu kuning (A. flava). Kayu kuning (A. flava) is a liana plants, up to 20 m long, live in lowlands up to 800 m above sea level (Widyatmoko and Zick 1998). Karyotype analysis is a picture of an individual that are related, indicated by the morphology and number of chromosomes (Sastrosumarjo 2006). Chromosome has a very important role for the survival of living beings as a means of transportation for chromosome genes to be transferred from one cell to the stem cell. At the microscopic observation chromosome kayu kuning (A. flava) shows that the number of chromosomes kayu kuning (A. flava) is 16 chromosomes. Kayu kuning chromosome number (A. flava) is based on similar diploid chromosome size and shape and one pair of chromosomes consists of two sets of homologous chromosomes. Because the kayu kuning (A. flava) is known then the diploid number of chromosomes can be written 2n = 16. Chromosome size is one of the criteria to identify the chromosome. Total chromosome length kayu kuning (2.26 ± 0.38) mm to (3.40 ± 0.61) mm. Short arm of chromosome ranged between (0.86 ± 0.23) mm to (1.27 ± 0.39) mm, while the long arm ranged from (1.40 ± 0.03) mm up to (2 , 31 ± 0.37) mm. Based on the location of the centromere (chromosome forms), then the kayu kuning chromosome karyotype formula is 2n = 8m, where m is the metacentric chromosome. Karyogram a chromosome that is cut or taken from the photographs on the metaphase stage. Based on the calculation of the A.flava asimetry index is 39 %, which shows that all chromosome sets are metasentris. Taman Nasional Meru Betiri berada di Jawa Timur bagian selatan dengan ketinggian 900 – 1.223 mdpl dan curah hujan rata-rata 2.300 mm/tahun. Salah satu sumber daya tanaman obat potensial yang belum dibudidayakan secara optimal yaitu kayu kuning (A. flava). Kayu kuning (A. flava) merupakan tumbuhan liana, panjang sampai 20 m, hidup pada dataran rendah sampai 800 m di atas permukaan laut (dpl).Analisis kariotipe merupakan gambaran suatu individu yang berkerabat (pola hubungan kesamaan antar kelompok tumbuhan berdasarkan sifat/ciri tertentu dari masing-masing kelompok tumbuhan itu dan diturunkan dari tetua) ditunjukan oleh bentuk morfologi dan jumlah kromosom. Kromosom memiliki peranan yang sangat penting bagi keberlangsungan suatu makhluk hidup karena kromosom memindahkan gen dari suatu sel induk ke sel anakannya. Pada pengamatan mikroskopis kromosom kayu kuning (A. flava) memperlihatkan bahwa jumlah kromosom kayu kuning (A. flava) adalah 16 kromosom. Jumlah kromosom kayu kuning (A. flava) adalah diploid berdasarkan kemiripan ukuran maupun bentuk kromosom dan satu pasang kromosom terdiri atas dua set kromosom homolog. Karena kayu kuning (A. flava) diketahui diploid maka jumlah kromosomnya dapat ditulis 2n = 16. Ukuran kromosom merupakan salah satu kriteria untuk mengidentifikasi kromosom. Panjang total kromosom kayu kuning (2,26± 0,38) mm sampai dengan (3,40±0,61) mm. Lengan pendek kromosom berkisar antara (0,86± 0,23) mm sampai dengan (1,27±0,39) mm, sedangkan lengan panjang berkisar antara (1,40± 0,03) mm sampai dengan (2,31± 0,37) mm.Berdasarkan letak sentromer (bentuk kromosom), maka rumus karyotipe kromosom kayu kuning adalah 2n = 16m, dengan m adalah kromosom metasentrik.Karyogram merupakan kromosom yang dipotong atau diambil dari foto-foto pada tahap metafase. Dalam pengamatan ini nilai AsI% (asimetry index) A.flavaadalah 39%, yang menunjukkan bahwasemua kromosom set berbentuk metasentris.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > SB Plant culture
    Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi
    Depositing User: Vignasari Kokasih
    Date Deposited: 10 May 2014 05:51
    Last Modified: 10 May 2014 05:51
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15708

    Actions (login required)

    View Item