HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA MENTAL DENGAN KECEMASAN PADA GURU SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) B-C BAGASKARA SRAGEN

KUSUMADEWI, EKA FEBRIYANTI (2013) HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA MENTAL DENGAN KECEMASAN PADA GURU SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) B-C BAGASKARA SRAGEN. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF (Beban Kerja Mental, Kecemasan, Guru SLB) - Published Version
Download (333Kb) | Preview

    Abstract

    Background : School for the Disabled (SLB) is an education institution prepared to manage and thole with provide education service to children with disability (special needs children) including physical, mental, and emotional/ social. Disability problems occurring on the teachers of School for the Disabled (SLB) is workload, because the teachers are required to be able to act not only like paramedic but also therapist, social worker, counselor, and administrator. This research aimed to find out t he relationship between mental workload and anxiety in the teacher of school for the disabled (SLB) B-C Bagaskara, Sragen. Methods : Observational analytic research was conducted through cross sectional approach. Subjects the teachers of school for the d isabled (SLB) B-C Bagaskara, Sragen, consisted of 33 persons using saturated sampling method. Data analysis was coefficient of contingency statistic test. Results : Coefficient of contingency statistic test, showed a significant relationship between mental workload and anxiety (p value = 0,019). Meanwhile, r value for correlation was 0,945 (r = ≥ 0,90 - ≤ 1,00), indicating that the correlation between two variables was very strong. Conclusion : There was a strong relationship between mental workload and anxiety in the teacher of school for the d isabled (SLB) B-C Bagaskara, Sragen. Latar Belakang Penelitian : Sekolah Luar Biasa (SLB) merupakan lembaga pendidikan yang dipersiapkan untuk menangani dan memeberikan pelayanan pendidikan kepada anak-anak penyandang kelainan (anak luar biasa) yang meliputi kelainan fisik, mental, dan emosi/sosial. Permasalahan yang timbul pada guru Sekolah Luar Biasa (SLB) berupa beban kerja, karena guru dituntut tidak hanya mampu mengajarkan sejumlah pengetahuan dan ketrampilan yang selaras dengan potensi dan karakteristik peserta didiknya, melainkan juga harus mampu bertindak seperti paramedis, terapis, social worker, konselor, dan administrator. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja mental dengan kecemasan pada guru Sekolah Luar Biasa (SLB) B-C Bagaskara, Sragen. Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah guru Sekolah Luar Biasa (SLB) B-C Bagaskara, Sragen yang berjumlah 33 orang menggunakan teknik sampling jenuh. Analisis data menggunakan uji statistik koefisien kontingensi. Hasil Penelitian : Berdasarkan hasil perhitungan uji statistik koefisien kontingensi diperoleh nilai p = 0,019 (p < 0,05) dan nilai r = 0,945 (r = ≥ 0,90 - ≤ 1,00), berarti terdapat hubungan yang signifikan dan sangat kuat antara beban kerja mental dengan kecemasan. Simpulan Penelitian : Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan, ada hubungan antara beban kerja mental dengan kecemasan pada guru Sekolah Luar Biasa (SLB) B-C Bagaskara Sragen.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HS Societies secret benevolent etc
    Divisions: Fakultas Kedokteran > D4 - Keselamatan Kerja
    Depositing User: Vignasari Kokasih
    Date Deposited: 10 May 2014 05:25
    Last Modified: 10 May 2014 05:25
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15693

    Actions (login required)

    View Item