IDENTIFIKASI BATUAN DASAR (BEDROCK) MENGGUNAKAN METODE SEISMIK REFRAKSI DI LOKASI PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET

RAHMAWATI, MURTEZA NUR ISNANI (2013) IDENTIFIKASI BATUAN DASAR (BEDROCK) MENGGUNAKAN METODE SEISMIK REFRAKSI DI LOKASI PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF (seismik refraksi, batuan dasar, Metode Intercept Time, WinSism 12) - Published Version
Download (1800Kb) | Preview

    Abstract

    A research of refraction methods in estabilishment location Hospital Education Sebelas Maret University has been done on October 31 2012 with P.A.S.I Seismograph Mod. 16S24 seismic refraction instrument with 24 geophone. This research in order to determine the depth of bedrock in the estabilishment location hospital education Sebelas maret University. In this data acquisition, the travel time data was a distance function. Processing and interpretation data used Intercept Time Method. Intercept Time Method used value of intercept time concept from travel time curve. This interpretation which resulted P wave velocities and layer rocks thickness in three-line which scattered in area of survey. The result was that we were able to obtain bedrock having the depth of 5,09 meters until 11,36 meters and heaving spreading velocity 948 m/s – 1.761 m/s is interpreted as clay, saturated sand, saturated sand&gravel and clayey sandstones. Telah dilakukan penelitian menggunakan metode seismik refraksi di lokasi Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Sebelas Maret pada tanggal 31 Oktober 2012 dengan menggunakan alat P.A.S.I Seismograph Mod. 16S24-P dengan 24 geophone. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kedalaman lapisan bedrock di wilayah rencana pembangunan Rumah Sakit Pendidikan oleh Universitas Sebelas Maret berdasarkan data seismik. Data yang diperoleh berupa waktu rambat sebagai fungsi jarak. Data tersebut kemudian diolah menggunakan Software WinSism 12 untuk memperoleh waktu tiba gelombang dari sumber menuju geophone (first arrival time). Dari pengolahan data tersebut kemudian diinterpretasi dengan menggunakan metode Intercept Time. Metode Intercept Time menggunakan konsep nilai intercept time dari kurva travel time. Dari hasil interpretasi data ini diperoleh kecepatan perambatan gelombang P pada medium dan ketebalan lapisan batuan di tiga lintasan yang terdapat di lokasi penelitian. Hasil interpretasi menunjukkan bahwa batuan dasar (bedrock) diindikasikan terdapat pada kedalaman 5,09 meter hingga 11,36 meter dibawah permukaan tanah dengan kecepatan berkisar antara 948 m/s hingga 1.761 m/s. Lapisan dibawahnya diinterpretasikan sebagai lapisan yang mengandung clay (lempung), saturated sand (pasir halus), saturated sand berampur gravel (pasir sedang) dan clayey sandstones (batu pasir lempungan).

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > QE Geology
    Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
    Depositing User: Vignasari Kokasih
    Date Deposited: 10 May 2014 05:10
    Last Modified: 10 May 2014 05:10
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15681

    Actions (login required)

    View Item