PENGARUH KEPEMERINTAHAN DAERAH (MUNICIPALITY), FAKTOR POLITIK, DAN AUDIT TERHADAP AUDIT DELAY (Studi Empiris Pada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di IndonesiaTahun 2010)

Wibawaningtyas, Diana (2013) PENGARUH KEPEMERINTAHAN DAERAH (MUNICIPALITY), FAKTOR POLITIK, DAN AUDIT TERHADAP AUDIT DELAY (Studi Empiris Pada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di IndonesiaTahun 2010). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF (audit delay, dana transfer pemerintah pusat, lokasi, oposisi, periode masa jabatan, opini, jenjang pendidikan auditor.) - Published Version
Download (518Kb) | Preview

    Abstract

    The purpose of this research is to examine the effects of municipality, political factor, and audit on audit delay. The municipality used in this research is budgetary transfer and location. The political factor used in this research were opposition and tenure period. Audit factor used in this research is are opinion auditor's education level. This research also applies size, population, liquidity, leverage, and profitability as control variables. The sample consists of the 97 local governments in the period 2010. This study use purposive sampling method. Statistical shows that the budgetary transfer of central government, oposition, and leverage have a significantly effect on audit delay. Location, electability, auditor opinion, education of auditors, size, population, liquidity, and profitability have no significant effect on audit delay. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh kepemerintahan daerah (municipality), faktor politik, dan audit terhadap audit delay. Kepemerintahan daerah yang digunakan dalam penelitian ini adalah ketergantungan pada pemerintah pusat dan lokasi daerah. Faktor politik yang digunakan adalah oposisi dan periode masa jabatan. Faktor audit yang digunakan adalah opini auditor dan jenjang pendidikan auditor. Penelitian ini menguji juga mengujisize, populasi, likuiditas, leverage, dan profitabilitas sebagai variabel kontrol. Sampel pemerintah daerah yang diperoleh terdiri dari 97 pemerintah kabupaten maupun kota periode 2010. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Hasil pengujian statistik menunjukkan bahwa ketergantungan pada pemerintah pusat, oposisi, dan leverage berpengaruh terhadap audit delay. Lokasi suatu daerah, periode masa jabatan, opini, jenjang pendidikan auditor, size, populasi, likuiditas, dan profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap audit delay.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
    Divisions: Fakultas Ekonomi
    Depositing User: Vignasari Kokasih
    Date Deposited: 10 May 2014 04:40
    Last Modified: 10 May 2014 04:40
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15669

    Actions (login required)

    View Item