SIMULASI PENJADWALAN PRODUKSI PADA INDUSTRI FURNITURE SEBAGAI SOLUSI ESTIMASI TOTAL WAKTU SELESAINYA ORDER

SARASTI, DIAH (2013) SIMULASI PENJADWALAN PRODUKSI PADA INDUSTRI FURNITURE SEBAGAI SOLUSI ESTIMASI TOTAL WAKTU SELESAINYA ORDER. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF (ANOVA, Multi Processor Multi Step, Job Shop Schedulling , Discrete Event Simulation.) - Published Version
Download (573Kb) | Preview

    Abstract

    This research produced a simulation program to estimate total time of order fulfilment. Multi processor multi step model (MPMS) was used in the simulation of production model. Dynamic job shop scheduling was used in every machine to do the job randomly and sequentially. Dynamic job shop scheduling and discrete event simulation generate production schedule for every order that show the prosessing time of each item in every order. This simulation program uses four inputs, they are number of machines, employees, orders, and processing time of each item in each process. Inputs are used to generate production schedule so we can calculate the total completion time of order. Anova used to analyze the simulation of input-output. It analyzes the influence of factors (number of machines, employees, and orders) to response (total completion time of order). It uses p-value as a benchmark. If p-value less than 0,05 then these factors affect the response significantly. However, if the pvalue is more than 0,05 then these factors do not affect the response significantly. The conclusion is The factors influence the total completion time of order are number of machines, employees, and orders. Furthermore the interaction between factors show that increasing number of machines and employees by two times is more effective to finish more orders. Penelitian ini akanmenghasilkan program simulasi untuk dapat mengestimasi total waktu seleseinya order.Multi processor multi step model (MPMS)digunakan sebagai model proses produksi. Penjadwalan job shop dinamis digunakan di setiap mesin untuk mengerjakan job secara random maupun terurut. Penjadwalanjob shop dinamis danDiscrete Event Simulation menghasilkan penjadwalan produksi tiap order yang akan mencatat waktu proses tiap item di setiap order. Program simulasi ini menggunakan empat inputan yaitu jumlah mesin, jumlah pegawai, jumlah order, dan waktu proses tiap item. Dengan empat inputan tersebut akan didapatkan jadwal produksi sehingga bisa diketahui waktu total selesainya order. Pengujian terhadap input dan output simulasi menggunakan uji ANOVA. Aanova (one way anova) akan menguji pengaruh factor (jumlah mesin, jumlah pegawai, jumlah order) terhadap response (waktu total order). uji anova akan menggunakan p-value sebagai tolak ukur. Jika p-value kurang dari 0,05 maka faktor tersebut mempengaruhi response secara signifikan. Namun jika p-value lebih dari 0,05 maka faktor tersebut tidak memppengaruhi response secara significant. Dari hasil pengujian didapatkan kesimpulan bahwa faktor yang berpengaruh terhadap waktu penyelesaian order adalah jumlah mesin, jumlah pegawai, dan jumlah order. kemudian untuk interaksi di antara faktor-faktornya menunjukan bahwa peningkatan jumlah mesin sebanyak dua kali lipat lebih efektif untuk menyeleseikan order yang jumlahnya banyak.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > QA Mathematics > QA76 Computer software
    Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Informatika
    Depositing User: Vignasari Kokasih
    Date Deposited: 10 May 2014 04:24
    Last Modified: 10 May 2014 04:24
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15660

    Actions (login required)

    View Item