ISTILAH-ISTILAH AGEMAN JAWI ABDI DALEM BERPANGKAT BUPATI DALAM PISOWANAN AGENG DI KERATON SURAKARTA (Sebuah Tinjauan Etnolinguistik)

TRIASMORO, GUNTUR YULI (2013) ISTILAH-ISTILAH AGEMAN JAWI ABDI DALEM BERPANGKAT BUPATI DALAM PISOWANAN AGENG DI KERATON SURAKARTA (Sebuah Tinjauan Etnolinguistik). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (420Kb) | Preview

    Abstract

    Guntur Yuli Triasmoro. C0109018. 2013. The terms in Ageman Jawi of Bupati rank courtiers in Pisowanan Ageng at Keraton Surakarta (An Etnolinguistic Approach). Thesis: Javanese Department of Faculty of Letters and Fine Arts Sebelas Maret University, Surakarta. Problems discussed in this research are: (1) How is the form of the terms in ageman Jawi of bupati rank courtiers in pisowanan ageng at keraton surakarta? (2) How are lexical and cultural meaning in the form terms in ageman Jawi of bupati rank courtiers in pisowanan ageng at Keraton Surakarta? (3) How is the function of the terms in ageman Jawi of bupati rank courtiers in pisowanan ageng at Keraton Surakarta? (4) How is the development of ageman Jawi of bupati rank courtiers in pisowanan ageng at keraton Surakarta regarding the terms, function, and cultural meaning? The objectives of this research are: (1) Describe the form of the terms in ageman Jawi of bupati rank courtiers in pisowanan ageng at keraton Surakarta. (2) Describe the lexical and cultural meaning contained in the terms in ageman Jawi of bupati rank courtiers in pisowanan ageng at keraton Surakarta. (3)Explain the function of the terms in ageman Jawi of bupati rank courtiers in pisowanan ageng at keraton Surakarta. (4) Explain the development of the terms in ageman Jawi of bupati rank courtiers in pisowanan ageng at keraton Surakarta regarding the terms, function, and cultural meaning. This research is qualitative descriptive research. The data of this research are verbal and written data. The location of the research is in keraton Surakarta, precisely at Sasana Pustaka and Sasana Wilapa office. The source of verbal data is from the informants, while the written data are from the textbooks pertaining ageman Jawi. The method used in collecting the data is observation. Moreover, the analysis uses distributional and referential method. Method of presentation of result of data analysis using formal and informal method. The conclusion drawn based on the analysis are (1) The form of the terms in ageman Jawi of bupati rank courtiers in pisowanan ageng at keraton Surakarta are mono-morphemic, poly-morphemic, compound; and phrase. (2) The lexical meaning contained in ageman Jawi bupati rank courtiers in pisowanan ageng at keraton Surakarta leads to the description in the ageman Jawi, on the other hand, the whole cultural meaning in the terms contains core values which if they are applied, they will lead human to physical and mental salvation. (3) Most of the function of the terms in ageman Jawi of bupati rank courtiers in pisowanan ageng at keraton Surakarta is the term purpose in ageman Jawi. (4) The development of of ageman Jawi bupati rank courtiers in pisowanan ageng at keraton Surakarta begins since the separation of keraton Mataram becomes Keraton Surakarta Hadiningrat and Keraton Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Guntur Yuli Triasmoro. C0109018. 2013. Istilah-Istilah Ageman Jawi Abdi Dalem Berpangkat Bupati dalam Pisowanan Ageng di Keraton Surakarta (Suatu Tinjauan Etnolinguistik). Skripsi: Jurusan Sastra Daerah untuk Sastra Jawa Fakultas Sastra dan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret Surakarta. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini, yaitu: (1) Bagaimanakah bentuk istilah-istilah yang terdapat dalam ageman Jawi abdi dalem berpangkat bupati dalam pisowanan ageng di keraton Surakarta? (2) Bagaimanakah makna leksikal dan kultural dalam bentuk istilah-istilah dalam ageman Jawi abdi dalem berpangkat bupati dalam pisowanan ageng di keraton Surakarta? (3) Bagaimanakah fungsi istilah-istilah yang terdapat dalam ageman Jawi abdi dalem berpangkat bupati dalam pisowanan ageng di keraton Surakarta? (4) Bagaimanakah perkembangan ageman Jawi abdi dalem berpangkat bupati dalam pisowanan ageng di keraton Surakarta, terkait dengan istilah, fungsi, dan makna kulturalnya? Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mendeskripsikan bentuk istilah-istilah yang terdapat dalam ageman Jawi abdi dalem berpangkat bupati dalam pisowanan ageng di keraton Surakarta. (2) Mendeskripsikan makna leksikal dan kultural yang terkandung dalam istilah-istilah yang terdapat dalam ageman Jawi abdi dalem berpangkat bupati dalam pisowanan ageng di keraton Surakarta. (3) Menjelaskan fungsi istilah-istilah yang terdapat dalam ageman Jawi abdi dalem berpangkat bupati dalam pisowanan ageng di keraton Surakarta. (4) Menjelaskan perkembangan istilah-istilah yang terdapat dalam ageman Jawi abdi dalem berpangkat bupati dalam pisowanan ageng di keraton Surakarta, terkait dengan istilah, fungsi dan makna kulturalnya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa data lisan dan data tulis. Lokasi penelitian di keraton Surakarta, tepatnya di Sasana Pustaka dan Kantor Sasana Wilapa. Sumber data lisan berasal dari informan sedangkan data tulis berasal dari buku-buku yang berkaitan dengan ageman Jawi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak. Metode analisis yang digunakan adalah metode distribusional dan metode padan. Metode penyajian hasil analisis data menggunakan metode formal dan informal. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan sebagai berikut. (1) Bentuk istilah ageman Jawi abdi dalem berpangkat bupati dalam pisowanan ageng di keraton Surakarta berupa monomorfemis, polimorfemis, kata majemuk, dan frasa. (2) Makna leksikal yang terdapat dalam ageman Jawi abdi dalem berpangkat bupati dalam pisowanan ageng di keraton Surakarta tersebut mengarah kepada deskripsi di dalam ageman Jawi, sedangan makna kultural yang terkandung dalam istilah-istilah ini keseluruhan berisikan ajaran-ajaran luhur yang apabila diterapkan dapat membimbing manusia kepada keselamatan lahir dan batin. (3) Fungsi istilah-istilah ageman Jawi abdi dalem berpangkat bupati dalam pisowanan ageng di keraton Surakarta tersebut sebagian besar berupa kegunaan istilah dalam ageman Jawi. (4) Perkembangan ageman Jawi abdi dalem berpangkat bupati dalam pisowanan ageng di keraton Surakarta dimulai sejak terbaginya keraton Mataram Surakarta menjadi dua, yaitu keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dan keraton Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: N Fine Arts > NK Decorative arts Applied arts Decoration and ornament
    N Fine Arts > NX Arts in general
    Divisions: Fakultas Sastra dan Seni Rupa
    Depositing User: Vignasari Kokasih
    Date Deposited: 10 May 2014 04:20
    Last Modified: 10 May 2014 04:20
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15657

    Actions (login required)

    View Item