ANALISIS YURIDIS SISTEM PEMIDANAAN KAITANNYA DENGAN ASAS TIADA PIDANA TANPA KESALAHAN (Studi Terhadap Ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Dan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 Tentang Pemasyarakatan)

PUGARA, MIQDAD AZIZTA (2013) ANALISIS YURIDIS SISTEM PEMIDANAAN KAITANNYA DENGAN ASAS TIADA PIDANA TANPA KESALAHAN (Studi Terhadap Ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Dan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 Tentang Pemasyarakatan). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF (System of Punishment, Principle, Culpability.) - Published Version
Download (839Kb) | Preview

    Abstract

    The research aims to determinate the validity of „no punishment without culpabilty‟ principle on the system of criminal punishment in Indonesia related with Indonesian Penal Code, The Draft of Indonesia, and Law about Prison. Therefore, this study is to analyze the normative legal research which used primary and secondary legal materials with deduction method. Based on the analisis, it‟s give perspective about the interest of manifestation „no punishment without culpability‟ principle. So, it can equate the punishment system in Indonesia. Because,that principle make the good integration about two purposes either the punishment‟s purpose to revenge or the punishment‟s purpose to expediency. The importance of it can make the new punishment system formulation. This would be achieved if the process of drafting legislation can be done well. Arah yang dituju dengan adanya penelitian ini adalah untuk mengetahui mengetahui keberlakuan asas tiada pidana tanpa kesalahan dalam sistem pemidanaan di Indonesia dan kaitannya dengan KUHP, RKUHP dan UndangUndang Tentang Pemasyarakatan. Oleh karenanya penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang menganalisis bahan hukum primer dan skunder yang diolah menggunakan metode deduksi. Analisis yang dilakukan, berhasil memberikan perspektif mengenai pentingnya mengejawantahkan asas „tiada pidana tanpa kesalahan‟ kedalam aturan tertulis, sehingga mampu menyeragamkan pola pemidanaan dalam sistem pemidanaan di Indonesia. Sebab, asas dimaksud mampu menciptakan keterpaduan antara dua tujuan pemidanaan yakni, pemidanaan sebagai pembalasan dan pemidanaan sebagai kemanfaatan. Urgensi dimaksud dapat diwujudkan dengan memformulasikan aturan pidana baru. Hal ini kiranya akan tercapai bila proses pembentukan peraturan perundang-undang dapat terlaksana dengan baik.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > KZ Law of Nations
    Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Vignasari Kokasih
    Date Deposited: 10 May 2014 02:22
    Last Modified: 10 May 2014 02:22
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15635

    Actions (login required)

    View Item